KNKT Belum Simpulkan Penyebab Kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur yang terjadi April lalu.

“Pada presentasi saat ini kami hanya menyajikan data faktual, tidak terdapat analisis dan tidak ada kesimpulan terhadap penyebab terjadinya kecelakaan. Namun dari presentasi kami nanti bisa diambil beberapa pemahaman kenapa kecelakaan tersebut bisa terjadi,” ungkap Soerjanto saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5).

Ia juga menekankan investigasi KNKT dilakukan dengan prinsip tidak mencari kesalahan maupun menentukan pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

“Prinsip investigasi KNKT: no blame, investigasi tidak untuk mencari kesalahan. No judicial, investigasi KNKT tidak untuk memberikan sanksi atau hukuman. No liability, investigasi KNKT tidak untuk mencari siapa yang bertanggung jawab dan menanggung kerugian sesuai dengan PP 62 tahun 2013,” ungkapnya.

Ia pun menjelaskan kronologi pergerakan sejumlah rangkaian kereta di Stasiun Bekasi dan Bekasi Timur sebelum terjadinya kecelakaan.

“Pada pukul 20:33:59 KA 5568 Commuter Line masuk dan berhenti di jalur 6 Stasiun Bekasi. Pukul 20:34:45 sampai dengan pukul 20:38:32 KA Sawunggalih masuk dan berhenti di jalur 3 Stasiun Bekasi untuk proses naik turun penumpang. Selanjutnya KA 116 (Sawunggalih) berangkat dari Stasiun Bekasi melalui jalur 3 menuju ke timur,” tutur Soerjanto.

“Pukul 20:45:32 KA 5568 Commuter Line berangkat dari Stasiun Bekasi menuju Stasiun Bekasi Timur. Pukul 20:48:13 sampai 20:48:29 KA 5568A proses masuk dan berhenti di Stasiun Bekasi Timur di jalur 1,” lanjutnya.

KNKT juga mencatat bahwa pada pukul 20.48 terjadi kecelakaan antara KA 5181 Commuter Line dengan Taksi Green SM di perlintasan sebidang Bekasi Timur.

“Pukul 20:48:29 kejadian tabrakan antara KA 5181 Commuter Line dengan kendaraan bermotor roda empat di JPL Bekasi Timur jalur hilir. Ini jamnya 20:48:29 Pak,” kata Soerjanto.

“Pukul 20:48:53 sampai dengan pukul 20:48:59 KA 5568 setelah naik turun penumpang berjalan 1,69 meter, jadi cuman pendek aja, dan berhenti karena masinis melihat kerumunan masyarakat di jalur hulu,” sambungnya.

Ia pun juga menjelaskan KA Argo Bromo Anggrek melintas dengan sinyal hijau di Stasiun Bekasi sebelum akhirnya terjadi tabrakan di Stasiun Bekasi Timur. Sinyal itu menyala hijau meski ada gangguan di depan.

"Maka dia bergerak," ucap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Pendaki Gunung Dukono Tewas, Penyedia Jasa Open Trip Ditetapkan Tersangka
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Pemerintah akan Terapkan WFH Selama 2 Bulan ke Depan
• 25 menit lalukompas.tv
thumb
KPK Soroti MBG, Mayoritas Perputaran Uang Kembali ke Kota Besar
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Sektor Migas Dikecualikan dari Badan Ekspor dan Aturan DHE
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Kapan Anak Perlu Tes Mata?
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.