HARIAN FAJAR, SOLO – Persis Solo terancam mengalami eksodus besar-besaran jika degradasi ke Liga 2. Sejumlah pemain Laskar Sambernyawa kini mulai diburu klub-klub besar. Mulai dari Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, hingga klub Belgia, FCV Dender.
Situasi tersebut membuat masa depan para pemain Persis Solo menjadi sorotan panas jelang dibukanya bursa transfer musim depan. Apalagi, beberapa pemain inti mereka diketahui memiliki kontrak yang segera habis pada pertengahan 2026.
Persija Jakarta menjadi klub yang paling agresif dikaitkan dengan pemain Persis Solo. Macan Kemayoran disebut memasukkan beberapa nama sekaligus ke dalam daftar belanja untuk musim depan.
Tak hanya itu, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Garudayaksa FC juga mulai memantau peluang merekrut pemain-pemain Persis Solo jika klub asal Kota Bengawan tersebut benar-benar turun kasta.
Zanadin Fariz Jadi RebutanNama pertama yang ramai dibicarakan adalah gelandang muda Persis Solo, Zanadin Fariz. Pemain berusia 21 tahun itu disebut masuk radar Persija Jakarta.
Kabar tersebut pertama kali diungkap akun Instagram @jktnews_football pada Minggu (1/3/2026).
“BREAKING. Nama pemain Persis Solo, Zanadin Fariz (21/CM) & Irfan Jauhari (25/LW) muncul ke permukaan yg dikabarkan ditawarkan ke Persija Jakarta. Persija sendiri sejatinya memang sudah ada rencana ingin mengajukan penawaran untuk merekrut mereka, namun sejauh ini kabar tersebut masih belum jelas,” tulis @jktnews_football.
Peluang Persija mendapatkan Zanadin Fariz cukup terbuka karena kontraknya bersama Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Artinya, Macan Kemayoran bisa memboyong sang gelandang secara gratis jika tidak ada perpanjangan kontrak.
Namun Persija tidak sendirian. Persebaya Surabaya dan Garudayaksa FC juga dikabarkan tertarik mendatangkan pemain muda potensial tersebut.
Irfan Jauhari Berpotensi PulangSelain Zanadin, winger Persis Solo, Irfan Jauhari, juga disebut masuk dalam daftar incaran Persija Jakarta.
Situasi Irfan hampir serupa. Kontraknya bersama Persis Solo akan habis pada 31 Mei 2026 sehingga peluang hengkang semakin terbuka lebar, terutama jika Laskar Sambernyawa benar-benar terdegradasi.
Irfan sendiri bukan sosok asing bagi Persija Jakarta. Ia pernah dipinjamkan ke Macan Kemayoran pada musim 2021/2022. Pengalaman tersebut membuat peluang reuni antara Irfan dan Persija kembali mencuat jelang musim baru.
Riyandi Masuk Radar Macan KemayoranPosisi penjaga gawang juga menjadi perhatian Persija Jakarta. Nama Muhammad Riyandi dikabarkan ikut masuk radar transfer tim ibu kota.
Kabar itu kembali diungkap oleh akun @jktnews_football. “Satu lagi nama pemain Persis Solo yg dikaitkan dengan Persija Jakarta, yaitu Muhammad Riyandi (26/GK). Penjaga gawang asal Bogor ini dikabarkan juga ditawarkan ke Persija Jakarta,” tulis @jktnews_football, Minggu (1/3/2026).
Kontrak Riyandi bersama Persis Solo juga akan habis pada akhir Mei 2026. Situasi tersebut membuat Persija memiliki peluang besar untuk merekrutnya tanpa biaya transfer.
Jika Persis Solo turun kasta, kemungkinan Riyandi meninggalkan Kota Bengawan semakin besar demi tetap bermain di kasta tertinggi.
Arkhan Kaka Dilirik Klub BelgiaNama lain yang mencuri perhatian adalah bomber muda Persis Solo, Arkhan Kaka. Penyerang Timnas Indonesia itu dikabarkan masuk radar klub Belgia, FCV Dender.
Arkhan Kaka mulai dikenal luas setelah mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di Piala Dunia U-17.
Kini, performanya bersama Persis Solo membuat namanya terus dipantau, termasuk oleh klub milik pengusaha Indonesia, Sihar Sitorus.
Kabar ketertarikan FCV Dender diungkap akun @laode_football pada Minggu (8/3/2026).
“RIDHO DAN ARKHAN KAKA MAIN DI BELGIA. Beberapa minggu lalu, pemilik FCV Dender yakni Sihar Sitorus mengungkapkan bahwa secara profil Rizky Ridho dinilai layak bermain di Eropa oleh tim kepelatihan Dender. Hal tersebut terjadi setelah pemilik klub memberikan daftar pemain lokal kepada pelatih siapa saja pemain Indonesia yang layak bermain di Belgia.
Namun disayangkan, Ridho sudah lebih dulu menandatangani perpanjangan kontrak dengan Persija Jakarta. Selain itu ada nama Arkhan Kaka yang dinilai layak di Eropa namun terhalang instansi (TNI) dan akan tetap dicoba untuk dibicarakan,” tulis @laode_football.
Kontrak Arkhan Kaka bersama Persis Solo sendiri akan habis pada 30 Juni 2026.
Jika transfer tersebut terealisasi, Persis Solo akan mendapat sorotan positif karena berhasil mengorbitkan pemain muda hingga menembus kompetisi Eropa.
Dusan Mijic Dipantau Persija dan Arema FCBek asal Serbia, Dusan Mijic, juga tak luput dari incaran klub besar Indonesia. Pemain yang baru bergabung pada putaran kedua itu langsung menjadi andalan di lini belakang Persis Solo. Dalam 16 pertandingan, Dusan Mijic sukses mencetak satu gol dan tampil cukup solid.
Menariknya, bek serbabisa tersebut kini dikabarkan dipantau Persija Jakarta dan Arema FC.
Kabar itu diungkap akun @fabrizioasia_ pada Rabu (20/5/2026).
“Breaking News … Persija Jakarta dan Arema FC dikabarkan tertarik mendatangkan bek tengah milik Persis Solo, Dusan Mijic. Pemain asal Serbia tersebut tampil cukup solid musim ini dengan mencatatkan 16 penampilan bersama Persis Solo dan menyumbangkan 1 gol dari lini pertahanan.
Dua klub besar Indonesia itu saat ini masih memantau situasi sang pemain. Pendekatan lebih lanjut disebut akan dilakukan setelah kompetisi musim ini berakhir. Akankah Dusan Mijic menjadi rekrutan anyar di Super League musim depan?
Focus sang Pemain saat ini adalah Membantu Persis solo Keluar dari Degradasi!!” tulis @fabrizioasia_.
Kontrak Dusan Mijic bersama Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026. Jika tak diperpanjang, Persija dan Arema berpeluang mendapatkan bek berusia 32 tahun itu secara gratis.





