JAKARTA, KOMPAS.TV - Tekanan inflasi pada sektor pangan di pasar tradisional seluruh provinsi Indonesia kian terasa pada pekan ketiga bulan ini.
Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per Kamis, 21 Mei 2026, tren kenaikan harga pangan meluas dan semakin agresif.
Jika hari sebelumnya komoditas beras hanya naik tipis, hari ini lonjakan harga terjadi secara signifikan di hampir seluruh sektor utama, dipimpin oleh kelompok cabai yang meroket mendekati angka 10 persen.
Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini 20 Mei 2026: Cabai Rawit Merah Melonjak hingga Rp72.500/Kg
Lonjakan paling drastis pada hari ini dialami oleh komoditas cabai merah keriting dan cabai rawit hijau.
Kedua bumbu dapur utama ini mencatatkan kenaikan harian yang sangat tajam, membuat isi dompet konsumen semakin terkuras.
Cabai rawit hijau melonjak paling tinggi sebesar Rp4.650 (↑9,41%), membuat harga ecerannya kini menembus Rp54.050 per kilogram.
Cabai merah keriting juga menyusul dengan kenaikan agresif Rp4.550 (↑9,19%) ke angka Rp54.050 per kilogram.
Sementara cabai merah besar ikut terkerek naik sebesar Rp4.000 (↑7,55%) menjadi Rp56.950 per kilogram.
Untuk cabai rawit merah, meski laju kenaikannya melambat dibanding kemarin, harganya tetap merangkak naik Rp2.600 (↑3,7%) menjadi Rp72.850 per kilogram.
Kondisi ini diperparah oleh kekompakan duo bawang yang sama-sama bergerak naik.
Berbeda dengan hari sebelumnya yang sempat landai, harga bawang merah ukuran sedang hari ini melonjak signifikan Rp2.050 (↑4,43%) menjadi Rp48.350 per kilogram.
Baca Juga: Analisa Pakar Ekonomi soal Harga Barang dan Inflasi
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang naik tipis Rp150 menjadi Rp39.300 per kilogram.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- harga pangan 21 mei 2026
- harga cabai meroket
- cabai merah keriting naik
- harga beras super
- data PIHPS terbaru
- harga daging sapi hari ini





