jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti pimpinan Ditjen Bea dan Cukai bila tak bisa bekerja.
Menurut Purbaya, perintah itu akan dilaksanakan dan dikerjakan sesuai arahan Prabowo.
BACA JUGA: Purbaya Buka-bukaan soal Kelakuan Eksportir Nakal, Gawat Banget
“Kalau itu perintah, saya akan kerjakan. Saya enggak bisa kalau enggak ada perintah,” kata Purbaya, pada Rabu (20/5).
Meski begitu, Purbaya akan mengecek terlebih dahulu mengenai kinerja anak buahnya tersebut.
BACA JUGA: Prabowo Perintahkan Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai Bila Tak Mampu Kerja
“Saya akan cek dulu, ya,” kata dia.
Sebelumnya, Prabowo memerintahkan Purbaya untuk mengganti pimpinan Ditjen Bea dan Cukai bila tak mampu bekerja.
BACA JUGA: Kata Siapa Daya Beli Hancur? Lihat Nih Penjelasan Purbaya
Hal itu dia katakan saat pidato dalam agenda Rapat Paripurna DPR RI Dalam Rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, pada Rabu (20/5).
“Menteri keuangan kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti,” perintah Prabowo.
Oran nomor satu di Indonesia itu menuturkan rakyat dan negara menuntut pekerjaan yang cepat, sehingga pemerintah tak boleh bersantai.
“Pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engke wae (lihat nanti), kita harus jadi pemerintah yang didorong oleh engke kumaha bukan kumaha engke,” tuturnya. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Alasan Purbaya Pangkas Anggaran MBG 2026
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




