VIVA – Penantian panjang selama 22 tahun akhirnya tuntas. Arsenal resmi menjuarai Premier League 2025/2026 setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat menghadapi Bournemouth. Euforia pun pecah di kalangan fans The Gunners, termasuk pengamat sepak bola Indonesia, Bung Harpa.
Pengamat sepak Bola, Bung Harpa meluapkan emosinya usai Arsenal memastikan gelar juara Liga Inggris. Ia bahkan menyentil pihak-pihak yang selama ini mengejek Arsenal.
“Arsenal dihujat-hujat diam, diinjak-injak juga diam, dihina-hina juga diam. Tapi tahun ini di London, Arsenal mengatakan ‘kita akan lawan’ dan ‘kita sudah menang’,” kata Bung Harpa dikiutip akun YouTube @BungHarpa.
Menurutnya, keberhasilan Arsenal musim ini terasa sangat spesial karena datang setelah penantian panjang sejak era Arsene Wenger pada musim 2003/2004.
“22 tahun temen-temen. Satu penantian yang sangat lama, dan akhirnya berhasil juga mencapai impian yang sudah dinanti-nanti oleh seluruh fans The Gunners,” lanjutnya.
- VIVA/Surya Aditiya
Bung Harpa juga memberikan pujian besar kepada pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Ia mengaku sejak awal musim tetap percaya The Gunners bisa menjadi juara meski sempat mendapatkan banyak kritik.
“In Arteta We Trust. Gua termasuk yang tetap yakin Arsenal bakal juara di bawah Mikel Arteta,” ujarnya.
Tak hanya itu, Bung Harpa menilai Arsenal kini memiliki mental juara yang jauh lebih matang dibanding musim-musim sebelumnya. Ia bahkan menyebut The Gunners tak perlu lagi peduli dengan cibiran soal gaya bermain.
“Tidak ada yang ingat Arsenal main cantik atau tidak. Yang diingat itu berapa gelar juara yang didapatkan,” katanya.
Ia juga menyoroti kontribusi beberapa pemain penting Arsenal musim ini seperti Viktor Gyokeres, Bukayo Saka, hingga Kai Havertz yang dianggap kerap muncul di momen-momen krusial.
“Kai Havertz itu tipikal orang yang biasa-biasa aja, gak banyak ngomong, tapi selalu mengambil tindakan yang tepat di waktu yang tepat,” ucap Bung Harpa.
Meski sudah memastikan gelar Premier League, Bung Harpa menegaskan Arsenal belum selesai musim ini. Ia optimistis Declan Rice dan kawan-kawan masih punya peluang meraih trofi Liga Champions.





