JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria menjadi korban pembacokan di kawasan Jalan Tomang Utara I, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (20/5/2026) malam.
Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlihat mengalami luka di bagian kepala hingga tubuhnya berlumuran darah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu membuat area tempat kejadian perkara ramai didatangi warga yang berusaha memberikan pertolongan.
Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembacokan Mahasiswa dalam Tawuran di Bekasi
Pada video lainnya, korban tampak sudah tidak mengenakan baju dengan bagian kepala diperban.
Korban kemudian dibawa warga ke rumah sakit menggunakan sepeda motor.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan membenarkan adanya kejadian tersebut.
Baca juga: Cincin Korban Pembacokan di Bogor Tak Bisa Lepas, Damkar Turun Tangan
Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa itu bukan pembegalan, melainkan diduga dipicu persoalan asmara.
"Iya (ada kejadian pembacokan), tapi bukan pembegalan itu, indikasi awalnya karena ada masalah pribadi antara korban dengan pelaku karena masalah asmara," kata Alex saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis (21/5/2026) pagi.
Menurut Alex, dugaan motif dendam pribadi itu didasarkan pada keterangan awal korban kepada polisi sesaat setelah kejadian.
Baca juga: Polisi Pastikan Tak Ada Pembacokan dalam Video Pelajar Lari ke Warung di Grogol
Korban mengaku sedang memiliki persoalan pribadi dengan seorang pria yang diduga menjadi pelaku pembacokan.
Selain itu, polisi juga tidak menemukan adanya perampasan barang berharga milik korban.
"Dari keterangan korban (dugaan motif dendam pribadi), enggak ada sama sekali juga barang milik korban yang diambil," ucap Alex.
Baca juga: Kembali Terjadi, Aksi Diduga Percobaan Pembacokan Pelajar di Grogol
Berdasarkan keterangan korban, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran.
Sementara itu, korban yang mengalami luka bacok di bagian kepala masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Sumber Waras.
"Saat ini korban dirawat di RS Sumber Waras, kami (polisi) sedang dalam proses pengejaran dan pasti kami tindaklanjuti," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




