Rekayasa Lalin Diberlakukan di Latumeten Jakbar hingga 5 Juni, Ini Pengalihannya

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar proyek pembangunan jalan layang atau flyover Latumeten, Jakarta Barat, seiring dimulainya pekerjaan erection girder.

Tahapan erection girder merupakan proses pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak yang menjadi struktur utama flyover Latumenten.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan dan mematuhi rambu maupun arahan petugas di lapangan,” kata Siti di Jakarta, Kamis (21/5/2026) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, pekerjaan erection girder di sisi barat Jalan Latumenten dilaksanakan pada 18-26 Mei 2026 pukul 22.00-04.00 WIB.

Sementara itu, pekerjaan di sisi timur Jalan Makaliwe Raya dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juni 2026 pada jam yang sama, yakni pukul 22.00-04.00 WIB.

Baca juga: Beroperasi Mulai Agustus 2026, Ini 5 Stasiun Baru LRT Velodrome-Manggarai

Pengalihan Arus di Sisi Barat

Selama pekerjaan berlangsung di sisi barat, kendaraan besar dari arah selatan (flyover Grogol), arah timur (Roxy), dan arah barat (Jalan Daan Mogot) menuju utara akan dialihkan melalui Jalan Daan Mogot-Jalan Pangeran Tubagus Angke.

Sedangkan kendaraan kecil dapat melintas melalui sejumlah jalur alternatif, antara lain:

  • Jalan Hadiah
  • Jalan Hadiah I
  • Jalan Hadiah II
  • Jalan Prof Dr Latumeten Barat 3

Alternatif lainnya:

  • Jalan Dr Susilo I
  • Jalan Dr Muwardi I
  • Jalan Dr Muwardi II
  • Jalan Dr Muwardi
  • Jalan Semeru dan seterusnya

Adapun arus lalu lintas dari arah utara menuju selatan masih dapat melintas seperti biasa.

Baca juga: Kenapa Warga Suka Nongkrong di Flyover?

Pengalihan Arus di Sisi Timur

Untuk pekerjaan di sisi timur, kendaraan besar dari arah utara menuju selatan akan dialihkan dengan putar balik di putaran sebelum Season City, lalu menuju Jalan Prof Dr Latumeten-Jalan Pangeran Tubagus Angke-Jalan Daan Mogot atau belok kanan di simpang Jembatan Dua.

Sementara kendaraan kecil dapat melalui:

  • Jalan Semeru
  • Jalan Dr Muwardi
  • Jalan Dr Susilo I dan seterusnya

Alternatif lain:

  • Jalan Dr Semeru I

Siti memastikan seluruh tahapan pembangunan flyover Latumenten berjalan sesuai standar keselamatan dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung,” ujarnya.

Baca juga: “Saya Tidak Mau Bikin Mama Saya Nangis Terus Mikirin Anaknya”

Tujuan Pembangunan Flyover Latumenten

Pemprov DKI Jakarta menyebut pembangunan flyover Latumenten bertujuan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan kereta api serta mempercepat waktu tempuh masyarakat dengan memisahkan arus kendaraan dan perjalanan kereta api.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, proyek ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan melalui aksesibilitas yang lebih efisien.

“Keberadaan jalan layang ini juga akan memudahkan perpindahan pengguna moda transportasi dengan adanya TOD Stasiun Grogol dengan Halte Transjakarta atau Jaklingko maupun transportasi umum lainnya,” kata Siti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Jateng Dukung Program Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sebelum Hilang dari Hotel di Mekkah, Pak Firdaus: ”Masjid di Mana?”
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Menhub: KA Argo Bromo Melaju 108 Km/Jam Saat Tabrak KRL, Lebih Cepat 3 Menit
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Rosan Pastikan Luke Thomas Mahony Bakal Pimpin DSI
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Shopee Dipanggil Kemendag, Ada Apa dengan Layanan?
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.