Menengok Calon Wirausaha Penjahit hingga Peternak di Lapas Narkotika Jakarta

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan kunjungan ke Lapas Narkotika Jakarta. Di lapas ini, sejumlah warga binaan diberi pelatihan yang bersertifikasi agar keahliannya diakui dan diterima masyarakat saat bebas.

Kalapas Narkotika Jakarta Syarpani mengatakan pihaknya bekerja sama dengan sejumlah pihak yang mendukung program pembinaan dan pelatihan kerja bagi warga binaan. Warga binaan kemudian memperoleh sertifikasi, sehingga kompetensi mereka diakui masyarakat dan memiliki kemampuan wirausaha setelah bebas.

"Satu contoh kami kemarin bekerja sama dengan HIPMI dan Kadin, melakukan seminar kewirausahaan bagi warga binaan, karena saya sebagai Kalapas mempunyai slogan, 'Dari binaan menjadi entrepreneur'. Saya berharap narapidana yang dididik, dilatih, itu mempunyai kemampuan wirausaha setelah bebas," kata Syarpani, Kamis (20/1)5/2026).

"Jadi tidak hanya mempunyai keterampilan, tetapi mempunyai jaringan dengan direktur, oleh HIPMI Bank BRI bisa mengajukan kredit usaha rakyat, sehingga ketika bebas orang-orang yang sudah diberi pelatihan bersertifikasi ini mereka punya kemampuan," imbuhnya.

Baca juga: Sekjen Kemenimipas Kunker ke Lapas Garut, Puji Implementasi Ketahanan Pangan

Syarpani mengatakan sekitar 160 warga binaan memperoleh sertifikasi dari pelatihan menjahit. Lapas kemudian bekerja sama dengan perusahaan tekstil atau garmen, dan memperkerjakan warga binaan yang bersertifikasi di dalam lapas. Produksi pakaian hasil jahitan warga binaan, dijual ke seluruh lapas dan rutan di Indonesia dan sejumlah toko retail.

"Jadi kami di garmen ini menerima pesanan baju koko, baju seragam pramuka, seragam bagi narapidana, lapas dan rutan seluruh Indonesia. Bahkan kemarin ada order dari Ramayana buat celana panjang ya. Jadi kami menerima orderan dan kami bisa menjahit seribu kaos setiap hari," kata Syarpani.

Kemenimipas melakukan kunjungan ke Lapas Narkotika Jakarta, Kamis (20/1)5/2026). Di lapas ini, sejumlah warga binaan diberi pelatihan yang bersertifikasi agar keahliannya diakui dan diterima masyarakat saat bebas. (Muchamad Sholihin/detikcom)

"Jadi ada juga pelatihan peternakan ayam, ada pembuatan roti juga, kami kerja sama dengan PT Cakrawala Langit Persada yang memproduksi roti, setiap harinya bagi lapas dan rutan di Jakarta, setiap hari didistribusikan melalui koperasi," imbuhnya.

detikcom berkesempatan mengunjungi lokasi pelatihan bagi warga binaan di Lapas Narkotika Jakarta. Salah satunya pelatihan menjahit. Sejumlah warga binaan tampak fokus menjahit di dalam ruangan khusus di dalam lapas.




(sol/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SPMB SMA-SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Motif Pemukul Pengemudi Mobil di Cibubur gegara Klakson Bikin Anak Terbangun
• 10 jam laludetik.com
thumb
Makanan yang Pantang Dikonsumsi Orang Jepang
• 13 menit lalubeautynesia.id
thumb
Video Truk Koperasi Merah Putih Viral di Surabaya, Pemkot Tegaskan Legal dan Kerja Sama Resmi
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cek Potensi Daya Serap Panda Bond dan Kangaroo Bond
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.