Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) memastikan dirinya akan memecat Djaka Budhi Utama dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai, jika terbukti menerima suap dalam kasus terdakwa John Field.
Meski begitu, ia memastikan Kementerian Keuangan tidak ikut campur soal proses persidangan kasus suap Blueray Cargo tersebut.
“Kalau persidangan saya nggak akan ikut campur, saya lihat aja seperti apa hasilnya kan. Kalau terbukti bisa aja, tapi kalau terbukti ya sudah. Harusnya iya (dicopot), kalau terbukti ya,” kata Purbaya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Purbaya memastikan, tindakan tegas akan diambil sesuai arahan dari Prabowo Subianto Presiden RI.
Meski tak akan ikut campur dalam proses persidangan yang menyeret Djaka, namun Purbaya mengaku memantau dan mengetahui duduk perkara dari persidangan tersebut.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjumpai upaya pihak-pihak eksternal yang hendak menghambat penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Budi Prasetyo Juru Bicara KPK mengungkapkan pihaknya mendapat informasi tersebut usai sejumlah catatan dan barang bukti elektronik disita dari penggeledahan rumah Heri Setiyono alias Heri Black pengusaha di Semarang, Jawa Tengah, pada 11 Mei 2026. Heri Black sendiri diduga terafiliasi dengan PT Blueray Cargo.
Upaya penghambatan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi itu berupa tindakan pengondisian terhadap penyidikan yang berlangsung.
Sementara itu Presiden sempat memerintahkan Purbaya untuk memecat pimpinan Bea Cukai yang dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
“Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu segera diganti,” kata Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (20/5/2026) kemarin.(lea/bil/ham)




