Honda Alihkan Investasi Jangka Menegah ke Pengembangan Hybrid

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Honda Motor Co. menyusun ulang strategi bisnis otomotif global dalam beberapa tahun ke depan dengan mengalihkan fokus investasi ke kendaraan hybrid. Penyesuaian ini diambil setelah lini kendaraan listrik murni (EV) di kawasan Amerika Utara mengalami pembatalan proyek.

Presiden dan CEO Global Honda Motor Co. Toshihiro Mibe mengonfirmasi perusahaan akan mengarahkan ulang sumber daya demi meningkatkan daya saing dan memastikan pertumbuhan jangka panjang.

Peralihan fokus ini dipicu oleh kinerja keuangan yang dihadapkan pada periode sulit. Pabrikan asal Jepang tersebut mengakhiri tahun fiskal pada 31 Maret dengan kerugian operasional sebesar 414,3 miliar yen atau setara sekitar Rp46 triliun

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan capaian tahun fiskal sebelumnya, di mana Honda mencatatkan laba operasional sebesar 1,21 miliar yen atau sekitar Rp134,4 miliar. Rapor merah ini terjadi saat strategi awal di bawah kepemimpinan Mibe yang sangat berfokus pada EV terpaksa ditunda.

Melansir dari Motor Illustrated, Kamis (21/5/2026), Honda membukukan kerugian bersih senilai 423,9 miliar yen atau setara US$2,65 miliar. Catatan negatif ini menandai kerugian pertama yang dialami oleh korporasi sejak 1957.

Guna memulihkan kondisi keuangan, manajemen kini menargetkan laba operasional konsolidasian mampu melampaui 1,4 miliar yen pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2029. Target tersebut akan menjadi rekor tertinggi baru bagi perusahaan.

Baca Juga

  • Honda Fokus Strategi Elektrifikasi ke Hybrid, Bakal Luncurkan 18 Model hingga 2030
  • Honda Catat Rugi Perdana dalam 70 Tahun Imbas Lesunya Pasar EV & Tarif Trump
  • Honda Geber Penjualan Sistem Baterai yang Dapat Ditukar (MPP) di Pasar AS

Merespons dinamika pasar global dan melambatnya permintaan EV di Amerika Serikat, Honda berencana meluncurkan generasi terbaru model hybrid mulai 2027. Produk baru ini akan menggunakan platform dan sistem hybrid mandiri yang dikembangkan secara internal.

Secara total, Honda menjadwalkan peluncuran 15 model hybrid baru secara global sebelum akhir dekade ini, dengan target pasar utama di Amerika Utara. Adapun kendaraan berukuran lebih besar yang masuk dalam segmen D ke atas dijadwalkan menyusul mulai 2029.

Sebagai bagian dari pengenalan strategi baru, dua prototipe kendaraan listrik hybrid generasi berikutnya dipamerkan dalam acara 'Global Business Briefing' di Jepang. Lini produk tersebut terdiri dari sedan hybrid merek Honda dan SUV hybrid dari divisi Acura.

Kedua model prototipe ini dijadwalkan meluncur di pasar Amerika Serikat pada 2027. Model sedan diperkirakan menjadi gambaran awal untuk masa depan Honda Accord atau Honda Civic, sedangkan versi SUV menampilkan indikasi kuat bagi generasi terbaru Acura RDX.

Chief Planning American Honda Gary Robinson mengatakan terdapat perbedaan pendekatan segmentasi antara merek Honda dan divisi mobil mewah Acura dalam peta jalan hybrid ini. Acura diproyeksikan untuk meninggalkan model berbahan bakar bensin (combustion engine) lebih cepat.

"Kami memperkirakan persentase kendaraan listrik yang bahkan lebih tinggi di segmen mewah ke depan," kata Robinson dikutip dari Automotive News.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UI Half Marathon 2026 Hadir Lagi dengan Jalur Hijau Berstandar Internasional, Yuk Daftar!
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Jelang Tahun Ajaran Baru, SMK Letris Indonesia Jamin Sekolah Jadi Ruang Aman Bagi Siswa
• 6 jam laludisway.id
thumb
Tiga Supertanker Akhirnya Lewati Selat Hormuz, Bawa 6 Juta Barel Minyak ke Asia
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
BI Rate Jadi 5,25%, Bank Mandiri (BMRI): Intermediasi Tetap Optimal
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Purbaya Lapor Prabowo, Bawa Daftar 10 Perusahaan yang Diduga Manipulasi Harga Ekspor CPO
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.