Liputan6.com, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dicecar soal sinyal lampu hijau untuk KA Argo Anggrek sebelum kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Pertanyaan itu disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus.
“Berarti kesimpulan yang didapat oleh KNKT waktu terjadi tabrakan antara kereta dengan mobil, terus bergeraklah kereta Argo Anggrek dan terjadilah menabrak kereta Commuter Line itu sinyalnya sudah hijau Pak ya?” tanya Lasarus dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (21/5/2026).
Advertisement
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono kemudian mengiyakan. Saat itu, memang diberikan sinyal hijau untuk KA Argo Anggrek.
“Sinyalnya hijau Pak,” jawab Soerjanto.
“Harusnya merah kan Pak ya? karena di depan ada obstacle,” kata Lasarus
KNKT lantas menjawab bahwa hasil investigasi masih berupa data faktual awal, belum memuat analisis.
“Pada presentasi saat ini kami hanya menyajikan data faktual, tidak terdapat analisis dan tidak ada kesimpulan terhadap penyebab terjadinya kecelakaan,” ujar Soerjanto.




