Kemnaker Ungkap Sektor Strategis Pencipta Lapangan Kerja, Apa Saja?

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menyiapkan sejumlah sektor strategis yang akan terus didorong untuk menciptakan lapangan kerja di Tanah Air, antara lain sektor hilirisasi industri, ketahanan pangan, hingga ekonomi hijau.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi menyampaikan bahwa kenaikan jumlah penduduk bekerja saat ini masih ditopang sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan.

Pemerintah pun berupaya memperluas basis penciptaan kerja melalui sektor-sektor prioritas yang tercantum dalam Rencana Strategis Kementerian Ketenagakerjaan dan Rencana Tenaga Kerja Nasional (RTKN).

“Hilirisasi industri menjadi sektor yang terus didorong karena mampu menciptakan lapangan kerja baru dengan kebutuhan tenaga kerja yang besar dan lebih terampil,” kata Anwar kepada Bisnis, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, hilirisasi industri menjadi salah satu tulang punggung transformasi ekonomi nasional melalui pengolahan mineral seperti nikel, tembaga, dan bauksit, serta sumber daya alam unggulan lain. Sektor ini dinilai dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus menyerap tenaga kerja terampil dalam jumlah besar.

Selain itu, pemerintah juga menempatkan ketahanan pangan sebagai sektor strategis pencipta lapangan kerja. Program ini dijalankan melalui modernisasi pertanian berbasis smart farming, pengembangan lumbung pangan alias food estate, hingga penguatan industri agromaritim.

Baca Juga

  • Core: Lebih dari 15.000 Pekerja Berpotensi Kena PHK, Manufaktur Paling Rawan
  • Jaga Iklim Investasi Nikel, Pemerintah Perlu Segera Beri Kepastian RKAB
  • Prabowo Janjikan Lapangan Kerja Formal

Anwar mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga termasuk dalam klaster tersebut, mengingat dampaknya yang menjangkau sektor pertanian, kehutanan, perikanan, hingga penyediaan akomodasi dan makan minum.

Kemnaker juga melihat ekonomi hijau atau green jobs akan menjadi sumber pertumbuhan tenaga kerja baru dalam beberapa tahun mendatang.

Outlook Ketenagakerjaan 2026 memproyeksikan terciptanya 3,88 juta pekerjaan hijau, terutama di bidang energi terbarukan, pengelolaan limbah, ekonomi sirkular, hingga teknisi kendaraan listrik,” ujarnya.

Pemerintah disebutnya juga mempercepat pengembangan sektor ekonomi digital dan kreatif, dengan fokus pada peningkatan literasi digital dan pengembangan talenta digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi platform serta UMKM.

Selain itu, Anwar menyebut pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih turut disiapkan sebagai sumber penciptaan kerja baru hingga 2 juta orang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menjanjikan pembukaan lapangan kerja besar-besaran dan peningkatan serapan kerja formal sebagai salah satu sasaran pembangunan yang akan ditempuh pemerintah pada 2027.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam pidato mengenai kerangka ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

“Kami juga akan membuka lapangan kerja secara besar-besaran. Ditargetkan proporsi lapangan kerja formal meningkat menjadi 40,81% di tahun 2027 dari sebelumnya 35% di tahun 2026, atau naik 5,81%,” ujar Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arsenal konfirmasi akan lakukan parade juara pada 31 Mei
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
3 Rekomendasi Khutbah Jumat Terbaru 2026, Lengkap dengan Teks Arab dan Artinya
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Foto: Bersimpuh di Gua Hira, Tempat Nabi Muhammad Pertama Terima Wahyu
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Telkom Bakal Tutup 10 Anak Usaha pada Juni 2026, Danantara Targetkan Tinggal 22 Entitas
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Ucapan Terima Kasih Prabowo ke PDIP yang Berkorban di Luar Pemerintah
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.