Jakarta: Badan Karantina Indonesia kembali menerima 275 ekor sapi asal Kupang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026. Ratusan ekor sapi tersebut akan didistribusikan ke wilayah Jabodetabek untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban jelang Iduladha 2026.
Kedatangan sapi-sapi tersebut dipantau langsung oleh Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, bersama jajaran Badan Karantina.
Arus distribusi hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jumlah distribusi sapi mencapai lebih dari 158 ribu ekor, sedangkan kambing menembus 103 ribu ekor.
Baca Juga :
Jelang Iduladha, Pengiriman Sapi Kurban Antarpulau Melonjak 70%
Untuk mencegah penyebaran penyakit hewan, Badan Karantina memperketat pemeriksaan dan pengawasan. Setiap hewan wajib menjalani karantina, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan dokter hewan selama perjalanan.
Pemerintah juga membentuk satgas khusus di sejumlah titik distribusi ternak untuk mengantisipasi penyakit, seperti PMK, anthrax, dan penyakit kulit.
"Kami ingin memastikan bahwa semua hewan calon-calon kurban itu dipastikan aman dari penyakit. Apakah penyakit anthrax, atau penyakit kulit, dan juga penyakit-penyakit lainnya," kata Abdul Kadir, dalam program Metro Siang Metro TV.
Dia meyakinkan masyarakat agar tidak perlu khawatir saat berkurban nanti. "Bahwa kita memastikan bahwa hewan-hewan ini betul-betul sudah dilakukan pengecekan," tuturnya.




