JAKARTA, DISWAY.ID - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU, H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengusulkan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur, sebagai lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Alim Ulama NU 2026.
Usulan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Pleno PBNU di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, Ploso menjadi salah satu tempat yang layak dipertimbangkan karena memiliki akar sejarah, tradisi keilmuan, dan kedudukan penting dalam khazanah pesantren NU.
BACA JUGA:Konsultasi ke KPK, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Jangan Sampai Dikotori Korupsi
Gus Ipul mengatakan, usulan menjadikan Ploso sebagai lokasi Munas dan Konbes juga merupakan tindak lanjut dari usulan KH Nurul Husna Djazuli dan Gus Muhammad Alkautsar yang menginginkan agar agenda permusyawaratan ulama NU tersebut digelar di Pesantren Ploso.
“Kami bertemu dengan KH Huda (Nurul Huda Djazuli) dan Gus Kautsar. Beliau berpesan dan siap Ploso dijadikan lokasi Munas dan Konbes,” kata Gus Ipul.
Selain itu, Gus Ipul juga mengusulkan agar rangkaian pembukaan Munas dan Konbes Alim Ulama NU 2026 dilaksanakan di kawasan pesantren atau makbarah Syaikhona Muhammad Kholil, Bangkalan, Madura.
Menurutnya, gagasan ini penting sebagai bentuk tabarruk, penghormatan, dan penyambungan sanad perjuangan NU kepada salah satu mahaguru para ulama Nusantara.
BACA JUGA:Gus Ipul Sebut 93 Sekolah Rakyat Permanen Siap Sambut Tahun Ajaran Baru 2026-2027
Dengan skema tersebut, pembukaan Munas dan Konbes dapat diawali dari Makbaroh Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai simbol penghormatan kepada akar spiritual dan keilmuan NU.
Setelah itu, rangkaian sidang, pembahasan, dan forum-forum permusyawaratan dilanjutkan di Pondok Pesantren Ploso, Mojo, Kediri.
Menurut Gus Ipul, Munas dan Konbes Alim Ulama merupakan forum penting bagi NU untuk merumuskan pandangan keagamaan, kebangsaan, dan organisasi. Karena itu, pelaksanaannya perlu ditempatkan di lokasi yang memiliki kekuatan simbolik, tradisi keilmuan, serta kedekatan historis dengan dunia pesantren.
Pesantren Ploso memiliki kelayakan untuk menjadi tuan rumah karena selama ini dikenal sebagai salah satu pesantren besar yang melahirkan banyak ulama, kiai, dan kader NU.
BACA JUGA:Bantah Isu Mark Up Sepatu Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Bantuan Gubernur Jawa Timur Bukan dari Kemensos
Selain itu, Ploso juga memiliki tradisi keilmuan yang kuat dan menjadi salah satu pusat rujukan pesantren di Jawa Timur.
- 1
- 2
- »





