Membanggakan, Jay Idzes Bukan Cuma Pelengkap, Dipuji Habis-habisan Bos Besar Sassuolo

viva.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Timnas Indonesia patut bangga, pasalnya sang kapten Jay Idzes bukan kaleng-kaleng di klubnya, Sassuolo. Bahkan, dia mendapatkan pujian langsung dari CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali.

Dalam beberapa musim terakhir, nama Jay Idzes memang terus mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Bek andalan Timnas Indonesia itu kini menjadi salah satu sosok penting di balik solidnya pertahanan Sassuolo pada musim 2025/2026.

Baca Juga :
Terpopuler: Tristan Gooijer Siap Bela Timnas Indonesia, Frans Putros Main di Piala Dunia
Siap-Siap War! Jadwal dan Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik di FIFA Matchday

Jay Idzes resmi bergabung dengan Sassuolo setelah meninggalkan Venezia pada awal musim. Kehadirannya langsung memberi dampak besar bagi lini belakang I Neroverdi yang musim ini tampil jauh lebih stabil dibanding musim sebelumnya.

Giovanni Carnevalimenilai keputusan mendatangkan Jay Idzes menjadi investasi yang sangat tepat untuk masa depan tim.

"Dia menjalani musim yang luar biasa, kami melakukan investasi yang signifikan, seperti yang kami lakukan dengan [Fali] Cande, dua pemain berkualitas," kata Carnevali dilansir dari Tutto Mercato.

Tak hanya sekadar menjadi pelengkap skuad, Idzes menjelma sebagai tembok kokoh pertahanan Sassuolo. Ketangguhannya dalam duel udara, kemampuan membaca permainan, hingga ketenangan saat mengalirkan bola dari belakang membuat dirinya cepat mendapat tempat utama di tim racikan Fabio Grosso.

"Idzes banyak membantu kami memastikan kami menjalani musim yang baik di lini pertahanan," tambah Bos Sassuolo itu.

Sepanjang musim ini, bek berusia 25 tahun tersebut sudah tampil dalam 34 pertandingan di semua ajang. Kontribusinya sangat terasa, terutama ketika Sassuolo berhasil mencatat delapan clean sheet saat dirinya dipercaya tampil sejak menit awal.

Performa konsisten Jay Idzes juga membantu Sassuolo bertahan di papan tengah Serie A. Hingga pekan-pekan akhir musim, klub berjuluk Si Hitam-Hijau itu mampu bercokol di posisi ke-11 klasemen dan memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Italia musim depan.

Sayangnya, performa apik Idzes harus terhenti lebih cepat akibat cedera yang dialaminya menjelang akhir musim. Pemain dengan tinggi 1,9 meter itu mengalami masalah pada tumit saat membantu Sassuolo menundukkan AC Milan dengan skor 2-0 pada giornata ke-35.

Cedera tersebut memaksa kapten Timnas Indonesia itu menepi hingga akhir musim. Meski demikian, kontribusi besar yang telah diberikan Idzes sudah cukup menjadi bukti bahwa dirinya merupakan salah satu rekrutan terbaik Sassuolo musim ini.

Baca Juga :
Tristan Gooijer Pamer Tato Bahasa Indonesia, Sinyal Siap Bela Timnas Garuda?
Profil Timnas Jepang, Sang Penghancur Indonesia dan Harapan Asia di Piala Dunia 2026
Kata Calvin Verdonk usai Bawa Lille Lolos ke Liga Champions

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASEAN Bahas Modernisasi Prosedur Dagang Lintas Batas Lewat ASEAN Single Window
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Profil Brigjen Muhammad Nas, Kapuspen TNI yang Baru
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Untung Rugi Kebijakan Ekspor Wajib Lewat Danantara, Perlu Kajian Layak Dulu
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Damkar: Auditorium Kampus Binus Terbakar Diduga Overload Jaringan Listrik
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kinerja Triwulan I 2026 Positif, bank bjb Bukukan Pertumbuhan Laba dan Penguatan Bisnis
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.