YLBH Desak Polisi Usut Dugaan Pengeroyokan oleh Anggota DPRK Nagan Raya

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, NAGAN RAYA, – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) AKA Nagan Raya mendesak aparat kepolisian untuk menindaklanjuti kasus dugaan pengeroyokan di Desa Suka Mulia, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, yang melibatkan seorang oknum anggota DPRK setempat berinisial H. Kasus ini terjadi pada 27 April 2026.

Ketua YLBH AKA Nagan Raya, Muhammad Dustur, menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam kasus ini, seraya menyoroti dugaan keterlibatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya. "Peristiwa dugaan pengeroyokan ini harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada alasan untuk membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun," ujarnya.

Dustur menekankan bahwa tindakan kekerasan tidak hanya merugikan korban tetapi juga mencederai tatanan sosial masyarakat. Ia menambahkan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum, atau equality before the law, dan berharap polisi dapat menangani perkara tersebut secara profesional.

Proses Hukum Berlanjut

Kapolsek Darul Makmur, Iptu Ade Haidir menjelaskan bahwa saat ini ada dua orang terlapor terkait kasus dugaan penganiayaan, yaitu pemilik rumah berinisial A dan oknum anggota DPRK berinisial H. Insiden ini bermula dari penangkapan tiga terduga pelaku pencurian kelapa sawit di Desa Alue Raya yang menyebabkan kerugian lebih dari Rp2 juta.

Ade menyatakan bahwa pihak kepolisian awalnya memberikan ruang untuk mediasi di tingkat desa, namun karena tidak ada kesepakatan, laporan resmi diterima. "Dalam beberapa hari ke depan, kami akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu di Polres Nagan Raya," tambahnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menanggapi rumor lambatnya penanganan kasus, Ade menegaskan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur dan akan dilaksanakan secara objektif.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peternak Dapat Angin Segar, Harga Ayam Hidup Dipatok Minimal Rp19.500 Per Kilogram
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Ini Jurus Polda Metro Jaya Bareng Kodam Jaya
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Tito Karnavian Minta Pemda di Sumatera Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 Triliun untuk Penanganan Bencana
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Salip Indonesia, Bursa Singapura Jadi Pasar Saham Terbesar di Asia Tenggara
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Delegasi Global Sumud Flotilla Dianiaya dan Dilecehkan Tentara Israel
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.