Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026. Kondisi ini dipengaruhi aktivitas sirkulasi siklonik dan terbentuknya daerah konvergensi serta konfluensi di berbagai wilayah perairan Indonesia.
"Sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Samudra Hindia barat Bengkulu, Selat Makassar, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua. Sistem tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan," ujar Prakirawan BMKG Alya dalam siaran infoBMKG, Jumat, 22 Mei 2026.
Baca Juga :
2.278 Gempa Bumi Guncang Sulut dan Sekitarnya Sepanjang April 2026Selain itu, konvergensi juga terpantau terbentuk di Riau, Kalimantan Tengah, Laut Flores, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Halmahera. Sementara daerah konfluensi terbentuk di Laut Andaman, Laut Filipina, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi,” ujar Alya.
Ilustrasi. (Medcom.id)
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Maluku.
Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi dan kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.



