Project Manager PEVS 2026 Rudi MF menegaskan PEVS 2026 bakal menghadirkan beragam program yang lebih interaktif dibanding edisi tahun sebelumnya. Bahkan tahun ini teknologi kendaraan listrik yang ditampilkan tidak hanya fokus pada kendaraan darat, namun juga kendaraan air, dan udara.
“Jadi tidak lagi hanya kendaraan yang di darat, tapi kita lihat fenomena kendaraan di air, di udara, dan juga kereta api ternyata sudah menerapkan New Energy Vehicle (NEV) berbasis baterai, penggunaan solar panel juga sudah banyak. Beberapa fenomena teknologi itu akan kita hadirkan di PEVS 2026,” kata Rudi MF, Kamis, 21 Mei 2026 di Plataran Senayan, Jakarta.
Baca Juga :
Sebelum Cabut Insentif Kendaraan Listrik, Pemerintah Bisa Lirik Tiga Opsi Penerimaan Daerah IniEkosistem B2B, B2C, dan B2G
Sementara itu, Ketua Umum Periklindo, Moeldoko menyampaikan bahwa penyelenggaraan PEVS 2026 diharapkan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri EV, dengan menghadirkan ekosistem Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), dan Business to Government (B2G).
“Di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan,” ujar Moeldoko.
Dalam menjawab kebutuhan sektor B2B dan B2G, PEVS 2026 juga memiliki tujuan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas melalui koneksi antara para pemimpin industri kendaraan listrik, investor, pemerintah, hingga para penggemar otomotif.
PEVS 2026 berlangsung pada tanggal 29 Oktober - 1 November 2026 di exhibition hall B3-C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini terbuka untuk umum alias gratis dengan melakukan registrasi secara online.
Kick-off Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di Jakarta. (foto: medcom.id)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)





