5.454 Lembar Uang Palsu Dimusnahkan di Batam, BI Kepri Perkuat Perlindungan Rupiah

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATAM - Bank Indonesia bersama unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) Provinsi Kepulauan Riau memusnahkan sebanyak 5.454 lembar uang Rupiah tidak asli sebagai bentuk komitmen menjaga kedaulatan mata uang dan melindungi masyarakat dari peredaran uang palsu.

Pemusnahan dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, melibatkan unsur Botasupal yang terdiri dari Polda Kepulauan Riau, Badan Intelijen Negara Daerah Kepri, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, serta Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Kepri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Rony Widiarto P mengatakan ribuan lembar uang palsu tersebut merupakan hasil temuan masyarakat dan proses pengolahan uang selama periode November 2022 hingga Desember 2025 di wilayah Kepulauan Riau.

“Uang Rupiah palsu yang dimusnahkan ini tercatat sebanyak 5.454 lembar dan berasal dari hasil proses pengolahan uang dan temuan masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh uang yang dimusnahkan telah melalui proses klarifikasi dan pengujian keaslian oleh Bank Indonesia sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Pemusnahan dilakukan menggunakan mesin racik kertas milik Bank Indonesia setelah memperoleh persetujuan dari Pengadilan Negeri Batam. Mesin tersebut menghancurkan uang menjadi potongan kecil sehingga tidak lagi menyerupai bentuk aslinya.

Baca Juga

  • Polisi Bongkar Kasus Uang Palsu Rp650 Juta di Bogor, Modus Dukun Penipu
  • BI Wanti-Wanti Warga Cirebon Waspadai Uang Palsu jelang Lebaran
  • BI Kepri: Metode 3D Efektif Tangkal Uang Palsu, Ini Cara Ceknya

Menurut Rony, tren temuan uang palsu di Indonesia terus menurun seiring peningkatan teknologi pengamanan uang Rupiah. Berdasarkan data Bank Indonesia, angka temuan uang palsu turun dari 5 ppm (piece per million) pada 2023 menjadi 4 ppm pada periode 2024-2025.

“Hal ini menunjukkan kualitas unsur pengaman Rupiah semakin baik dan sulit dipalsukan,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kualitas Rupiah juga mendapat pengakuan internasional. Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 meraih penghargaan sebagai seri uang terbaik dunia dalam IACA Currency Awards 2023. 

Selain itu, pecahan Rp50.000 Tahun Emisi 2022 masuk peringkat kedua mata uang paling aman dan sulit dipalsukan versi BestBrokers pada 2024.

Selain penindakan, Bank Indonesia bersama Botasupal Kepri terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Masyarakat diimbau mengenali ciri keaslian uang melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang, serta menjaga kondisi uang dengan prinsip 5J: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi.

Bank Indonesia menegaskan Rupiah merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah sekaligus simbol kedaulatan negara yang harus dijaga bersama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ayu Azhari Turut Andil di Balik Layar Film Suamiku Lukaku
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KPK Sebut Pernyataan Presiden Prabowo soal Pimpinan Bea Cukai Berbeda Ranah dengan Penyidikan Korupsi
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Video: Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Bisa Menguat ke Rp 15.000/USD
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Apa Itu Semboyan 35, Isyarat Darurat dari Masinis Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrak KRL
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Massa Gelar Demonstrasi Tuntut Gerak Cepat Pembebasan Jurnalis-Aktivis Indonesia yang Ditangkap Israel
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.