Wabah Keracunan Besar-besaran di Provinsi Henan, Tiongkok Menyebabkan Rumah Sakit Kewalahan, Pembelian Air Minum Kemasan Secara Panik di Seluruh Kota

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

Pada 20 Mei, Kabupaten Weishi di Kaifeng, Henan, Tiongkok mengalami insiden keracunan massal yang diduga terkait air ledeng. Banyak warga dan siswa sekolah mengalami muntah, diare, sakit kepala, serta tubuh lemas. Rumah sakit setempat penuh sesak, sementara warga berebut membeli air galon dan air kemasan, memicu kepanikan luas.

EtIndonesia. Baru-baru ini, banyak warga Weishi mengunggah video yang menunjukkan orang dewasa maupun siswa sekolah mengalami muntah, diare, sakit kepala, dan kelelahan. Mereka menduga ada masalah pada kualitas air ledeng.

Beberapa video memperlihatkan air keran berwarna kuning, keruh, dan kental. Sejumlah besar warga memadati unit gawat darurat rumah sakit. Dalam semalam, semua rumah sakit dipenuhi pasien rawat jalan. Warga juga terlihat mengantri mengambil air di kompleks perumahan dan memborong air galon di supermarket.

Pada 20 Mei, seorang warga bermarga Niu mengatakan kepada media daratan Tiongkok Jiupai News bahwa di rumahnya terdapat dua orang dewasa dan satu anak. Mereka tidak makan makanan aneh dan makan seperti biasa, tetapi pada malam 19 Mei ia dan anaknya mengalami sakit perut dan diare, sementara suaminya tidak mengalami gejala.

Saat pergi ke rumah sakit, ia melihat bukan hanya anak-anak, tetapi juga banyak orang dewasa yang mengantri pemeriksaan. Ia mengatakan bahwa sejak malam sebelumnya air telah diputus, sehingga kini memasak hanya menggunakan air mineral galon.

Warga lain bermarga Song juga mengalami muntah. Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan adanya kadar bakteri berlebih dan keracunan makanan.

Pada 20 Mei, seorang staf rumah sakit di Weishi mengatakan bahwa sejak pagi banyak orang datang untuk diperiksa. Gejala tiap pasien berbeda-beda; ada yang muntah dan ada yang diare. Rumah sakit telah menambah staf untuk pemeriksaan, tetapi penyebab pasti masih belum diketahui. Ia menduga kemungkinan air hujan masuk ke dalam pipa air ledeng.

Hari itu juga, tim investigasi gabungan Kabupaten Weishi mengumumkan bahwa pada malam 19 Mei, sejumlah warga kota mengalami muntah dan diare sehingga pergi ke rumah sakit dan klinik untuk berobat. Setelah perawatan, gejala mereka berangsur membaik. Sampel terkait telah dikirim untuk diperiksa. Hingga 21 Mei, pihak berwenang belum mengumumkan penyebab resmi kejadian tersebut.

Warga setempat ramai meninggalkan komentar:

Disusun oleh reporter Li Enzhen / Xia He – NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Pejabat Negara yang Kecam Tindakan Keji Militer Israel ke Relawan GSF
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
BMKG: Perairan Jatim Waspada Gelombang Tinggi 23 sampai 26 Mei 2026
• 56 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
IHSG Dibuka Level ke 6.065
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: Ribuan Mitra Driver Dapat Akses Pemeriksaan Kesehatan Gratis
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Raja Malaysia Dihina di TikTok, DIsebut Dilakukan Kecerdasan Buatan
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.