CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Makassar kembali menghadirkan gebrakan kreatif melalui gelaran Nyang-Nyang Fest 2.0 yang berlangsung di kampus Polimedia PSDKU Makassar, Kamis (21/5/2026).
Festival ini menjadi bukti nyata bagaimana tugas perkuliahan mampu dikembangkan menjadi event publik yang menarik dan bernilai ekonomi.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari mata kuliah Desain Merek dan Kemasan & Branding (Merencana 4). Melalui festival ini, mahasiswa menampilkan lebih dari 20 produk kuliner lokal yang telah melalui proses repackaging dan redesign agar tampil lebih modern dan memiliki daya saing tinggi.
Berbagai produk kuliner tradisional hingga kekinian dipamerkan dengan identitas visual baru yang lebih menarik. Mulai dari Dange, Putu Cangkir, Risol Mayo, hingga Pottato Twister berhasil mencuri perhatian pengunjung yang hadir.
Dosen pengampu mata kuliah, Syahrir Nawir Nur, mengaku bangga melihat perkembangan Nyang-Nyang Fest yang kini memasuki tahun kedua. Menurutnya, festival ini menjadi bukti bahwa tugas mahasiswa tidak hanya berhenti sebagai penilaian akademik semata.
Ia menegaskan bahwa Nyang-Nyang Fest 2.0 merupakan kelanjutan sukses dari event sebelumnya dan menunjukkan konsistensi mahasiswa dalam menghadirkan karya kreatif yang aplikatif serta relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini.
Selain menjadi ruang aktualisasi mahasiswa, kegiatan ini juga dinilai mampu meningkatkan eksposur kampus di tengah masyarakat. Polimedia Makassar memperlihatkan komitmennya sebagai kampus vokasi yang fokus mencetak sumber daya kreatif dan siap terjun ke dunia industri.
Antusiasme pengunjung pun terlihat sejak acara dimulai. Produk-produk yang dipamerkan ramai diburu oleh dosen, pegawai kampus, hingga mahasiswa lainnya.
Ketua panitia, Nadhira, mengaku senang melihat respons positif dari pengunjung terhadap festival tersebut.
"Senang sekali rasanya karena bisa betul-betul mengaktualisasikan mata kuliah lewat event. Excitement-nya dapat sekali, banyak produknya teman-teman yang laku diborong sama dosen, pegawai, dan mahasiswa lain," ungkap Nadhira.
Melalui Nyang-Nyang Fest 2.0, mahasiswa Polimedia Makassar tidak hanya belajar soal desain dan branding, tetapi juga memahami strategi pemasaran, komunikasi visual, hingga pengalaman langsung dalam mengelola sebuah event kreatif.




