Sinyal Denza B5 akan segera meluncur resmi di Indonesia dalam waktu dekat semakin kuat. Buktinya, model tersebut sudah mulai tebar pesona di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dalam acara BYD Tech Culture Fest.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menerangkan kegiatan tersebut untuk mengenalkan teknologi mobilitas yang ditawarkan pabrikan. Salah satunya adalah calon produk baru Denza B5.
"Pada kegiatan Tech Culture Fest ini kita mau memanfaatkan area ini untuk menunjukkan teknologi itu bisa disematkan ke kendaraan dengan situasi offroad seperti itu," buka Luther ditemui di Senayan, Jakarta (20/5) malam.
Lewat Denza B5, BYD ingin memperluas pemaparan teknologi hibridanya itu kepada masyarakat Tanah Air. Pabrikan menamainya sebagai DM atau Dual Mode, yang terdiri dari tiga variasi berbeda yakni DM-i, DM-p, dan DMO.
"Denza B5 itu juga menggunakan teknologi DM (Dual Mode) namanya DMO (Offroad), ini adalah teknologi dual mode PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) yang kita siapkan khusus untuk off road. Jadi dia punya performance dan capability yang berbeda," jelas Luther.
Sudah pernah tampil pada sejumlah kesempatan hingga pameran, kapan kepastian Denza B5 segera resmi diluncurkan di Indonesia? Luther bilang, pihaknya tengah melakukan persiapan jadwal perilisan resmi.
"Kita mengarah ke sana, sedang dalam internal proses. Artinya sangat possible (diluncurkan dalam waktu dekat), mengingat mobilnya sudah setir kanan, ya. Lalu juga kita sudah pajang sebenarnya di showroom dan bahkan kita sudah kita demokan artinya kemungkinannya sangat besar. Namun secara detailnya nanti kami belum bisa (beri tahu)," terangnya.
Disinggung perihal momen peluncuran resminya memanfaatkan gelaran pameran otomotif GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2026, Luther bergeming. Ia memberi sinyal bahwa model yang dijual nanti tidak berbeda dengan unit yang telah diperkenalkan.
"Harusnya tidak jauh berbeda dan sesuai dengan yang kita sudah tampilkan, mungkin saja kita bisa manfaatkan itu (peluncuran di GIIAS 2026). Nanti tunggu kabarnya, pasti kita akan segera sampaikan kepada publik," pungkas Luther.
Sebelum mendarat di Indonesia, awak kumparan sempat berjumpa langsung untuk pertama kalinya langsung dari negara asalnya, China. Denza B5 sendiri bukan nama asing bagi pasar domestik Tiongkok, model ini punya nama lain Fangchengbao Bao 5.
Untuk pasar internasional, BYD memilih menggunakan jenama premium mereka, Denza untuk identitas barunya. Secara teknis, Denza B5 dibangun di atas platform DMO milik BYD, arsitektur yang memadukan struktur body-on-frame dengan sistem PHEV.
Sumber tenaga mengombinasikan mesin bensin 1.5-liter turbo dengan dua motor listrik untuk penggerak roda depan dan belakang. Menghasilkan tenaga 600 dk lebih, plus torsi besar yang mendukung akselerasi cepat sekaligus kemampuan melibas medan berat.
Sistem baterainya menggunakan Blade Battery khas BYD, yang memungkinkan jarak tempuh listrik murni sekitar 100 kilometer sebelum mesin konvensional bekerja. Ditopang sistem penggerak empat roda (AWD) untuk mendukung etape berbagai medan.





