AS larang masuk warga Afrika terkait wabah Ebola

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat untuk sementara melarang warga negara Afrika, khususnya dari Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan, masuk ke wilayah Amerika dalam waktu 21 hari sebelum kedatangannya, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC).

"CDC mengeluarkan instruksi terkait penangguhan masuk ke Amerika Serikat bagi warga negara asing yang berada di Republik Demokratik Kongo, Uganda, maupun Sudan Selatan dalam kurun waktu 21 hari sebelum ketibaan," kata CDC dalam pernyataannya pada Kamis (21/5).

Pembatasan itu berlaku selama 30 hari, yang kemudian CDC akan memutuskan apakah akan memperpanjang atau mencabut kebijakan tersebut.

Warga negara AS dan pemegang kartu hijau diizinkan masuk, tetapi juga harus menjalani pemeriksaan lebih ketat. Pemegang kartu hijau adalah orang-orang yang memiliki izin tinggal tetap resmi di AS.

Baca juga: WHO sebut Ebola bukan "darurat pandemi"

Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, mereka harus diarahkan ke Bandara Internasional Washington-Dulles.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di Kongo dan Uganda berada dalam status darurat dan menjadi ancaman bagi negara-negara lain.

Data terkini dari otoritas Kongo mencatat terdapat 131 kematian akibat virus tersebut. Wabah Ebola di Kongo sebelumnya pernah berakhir pada Oktober 2025.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Thailand perketat skrining Ebola usai WHO tetapkan darurat kesehatan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buku Berjudul Kampus Pergerakan Diluncurkan di Hari Reformasi, Heroe Waskito: Penegakan Hukum Harus Jadi Fokus Saat Ini
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui Platform SAPA UMKM
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Dikawal Garda Revolusi Iran, 31 Kapal Lintasi Selat Hormuz
• 3 jam laludetik.com
thumb
Pasar Hari Ini: IHSG Anjlok ke 5.972, Rupiah Rp 17.714, Emas Rp 2,78 Juta
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Hakim Sebut Bos Terra Drone Abaikan K3 Selama 2 Tahun Sebelum Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.