Bupati Madiun Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace 2026

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak masyarakat memperkuat toleransi dan harmoni antarumat beragama melalui kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026 yang diikuti 57 biksu lintas negara di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Hari Wuryanto mengatakan kehadiran para biksu membawa pesan perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia.

"Kehadiran saudara-saudara sekalian menjadi kehormatan bagi Kabupaten Madiun sekaligus membawa pesan mulia tentang perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan," ungkap Hari Wuryanto saat melepas rombongan biksu di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Jumat.

Menurut dia, perjalanan spiritual tersebut juga mengajarkan nilai kesederhanaan, disiplin, ketekunan, dan cinta kasih kepada sesama.

Indonesia Walk for Peace Jadi Inspirasi Generasi Muda

Hari menilai kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan agama, budaya, dan negara.

"Untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, kedamaian harus dibangun bersama," kata Hari.

"Meski berbeda agama, keyakinan, dan budaya kita harus tetap bersatu demi Kabupaten Madiun dan Indonesia yang lebih baik," lanjutnya.

Kegiatan tersebut diikuti 57 anggota Sangha yang terdiri atas 50 peserta dari luar negeri dan tujuh peserta dari Indonesia.

Perwakilan Bhikkhu Indonesia dalam IWFP 2026 Bhante Tejapuñño Mahāthera mengatakan peserta berasal dari Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia.

Perjalanan Spiritual Menuju Candi Borobudur

Bhante Tejapuñño Mahāthera menjelaskan perjalanan spiritual dimulai dari Bali sejak 7 Mei 2026 sebelum rombongan menyeberang ke Banyuwangi dan melintasi sedikitnya 10 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

"Kami datang dari berbagai negara, yakni Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia," ujar Bhante Tejapuñño Mahāthera.

"Perjalanan dimulai dari Bali dan nantinya finis di kawasan Borobudur. Kegiatan ini membawa pesan kemanusiaan dan perdamaian," tambahnya.

Perjalanan sejauh lebih dari 600 kilometer itu dijadwalkan berakhir di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti puncak perayaan Hari Raya Waisak pada 30 Mei 2026.

Bupati Madiun bersama Forkopimda dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Madiun turut melepas keberangkatan rombongan biksu menuju Magelang, Jawa Tengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aksi Gila 2 Begal yang Ditembak Polda Metro, Beraksi di 190 TKP dalam 5 Bulan
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Harga CPO Anjlok 2,7 Persen ke MYR 4.458 per Ton, Timah dan Nikel Juga Merosot
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Jerman: Serangan AS ke Iran adalah Perang yang Tidak Perlu
• 21 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Istri Nadiem Makarim Ungkap Keteguhan Orang Tua Sang Suami di Persidangan | ROSI
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Pengamat: BUMN Ekspor SDA Jangan Sampai Kebal Pengawasan
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.