Menhub Sebut KNKT Masih Investigasi Sinyal Hijau KA Argo Bromo Anggrek sebelum Tabrak KRL

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sinyal hijau yang diterima KA Argo Bromo Anggrek sebelum menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih diinvestigasi KNKT.

Menhub Sebut KNKT Masih Investigasi Sinyal Hijau KA Argo Bromo Anggrek sebelum Tabrak KRL. (Foto Puteranegara/IMG)

IDXChannel - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan, sinyal hijau yang diterima KA Argo Bromo Anggrek sebelum menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih diinvestigasi oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dudy menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses investigasi terkait persinyalan tersebut kepada KNKT.

Baca Juga:
KA Argo Bromo Sudah Dapat Sinyal Hijau sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

"Masih berlangsung, masih berlangsung. Karena ada beberapa hal juga yang masih didalami," kata Dudy di PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026). 

Maka dari itu, Dudy mengaku tidak bisa berkomentar banyak ihwal dugaan kesalahan operator dalam pemberian informasi sinyal. Sebab, hal itu merupakan ranah investigasi KNKT.

Baca Juga:
Polisi Tetapkan Sopir Taksi Sopir Green SM yang Tertemper KRL di Bekasi Timur Jadi Tersangka 

"Itu kita serahkan kepada KNKT untuk hasil dan investigasinya. Kemudian karena ada korban jiwa kepolisian juga sudah melakukan penyidikan, itu kami juga serahkan ke kepolisian," kata dia.

Baca Juga:
KA Argo Bromo Ternyata Sempat Ngerem 1,3 Km sebelum Hantam KRL di Stasiun Bekasi Timur

Diketahui, kasus tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur sudah naik ke tahap penyidikan. Polisi juga menggandeng tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan.

Salah satu yang ditelusuri adalah kemungkinan adanya gangguan teknis, termasuk pengaruh sistem kelistrikan atau sinyal di lokasi kejadian.

Sebagai informasi, peristiwa kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur itu terjadi pada Senin (27/4/2026). Tercatat, belasan orang meninggal dunia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kualitas Udara Tangerang Selatan Tidak Sehat Pagi Ini, Rentan Bagi Ibu Hamil
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dua Gajah Liar Melintasi Pasar Jukung, Alarm Bahaya Konflik di Air Sugihan
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Menhub Dudy Sebut Lahan Kertajati Cukup untuk Bangun MRO Pesawat Hercules
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Gen Z Dominasi Pasar Modal, 80 Persen Investor Baru Berusia di Bawah 30 Tahun
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Kubu Roy Suryo Laporkan Rismon ke Polda Metro, Tuding ISBN Buku Gibran End Game Palsu
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.