Bapanas: Bantuan Pangan Diperpanjang hingga Juni 2026

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperpanjang program bantuan pangan hingga Juni 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, termasuk minyak goreng MinyaKita di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Bapanas bersama Perum Bulog diminta mempercepat penyaluran bantuan pangan agar pasokan minyak goreng di masyarakat semakin melimpah dan harga tetap terkendali.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan percepatan distribusi bantuan pangan jadi salah satu instrumen penting untuk menahan kenaikan harga minyak goreng di pasar.

“Kami sudah menginstruksikan Bulog untuk segera mendistribusikan bantuan pangan karena sampai saat ini realisasinya kurang lebih 34 persen. Akhirnya dalam Rakornis di Kemenko Perekonomian diputuskan banpang diperpanjang sampai Juni,” kata Ketut dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (22/5).

Dalam paket bantuan pangan pemerintah, turut disalurkan minyak goreng Minyakita kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Program Minyakita sendiri bukan merupakan subsidi pemerintah, tapi kewajiban produsen minyak sawit domestik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri melalui skema Domestic Market Obligation (DMO).

Ketut menjelaskan percepatan distribusi bantuan pangan diyakini bisa membantu menekan gejolak harga beras sekaligus minyak goreng.

“Kami minta Bulog untuk segera mengeksekusi bantuan pangan di posisi Mei sampai Juni. Nah kalau bisa dikeluarkan, tentu bisa akan mengendalikan posisi harga, menstabilkan harga beras sekaligus menstabilkan harga minyak goreng tentunya,” jelas Ketut.

Katanya, volume Minyakita yang bakal disalurkan melalui program bantuan pangan mencapai 132,9 ribu kiloliter (KL) sehingga dinilai cukup signifikan untuk mempengaruhi stabilitas pasokan di pasar.

“Itu banyak. Jadi kalau bisa serentak dikeluarkan Mei sampai Juni, itu artinya akan bisa secara langsung dan tidak langsung mengendalikan harga Minyakita,” ujar dia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harga Minyakita secara nasional hingga pekan kedua Mei 2026 mulai mengalami penurunan secara mingguan, meskipun masih sedikit berada di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter.

Sementara, realisasi bantuan pangan hingga 20 Mei 2026 tercatat telah menyalurkan Minyakita sebanyak 46,2 ribu kiloliter kepada 11,5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masih terdapat sisa pagu distribusi sebesar 86,8 ribu KL yang ditargetkan tersalurkan hingga pertengahan tahun ini.

Dalam laporan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), stok minyak goreng nasional juga dinilai masih aman. Bulog tercatat mengelola stok minyak goreng sebanyak 89 ribu KL, sementara ID FOOD memiliki stok sekitar 700 KL.

“Dengan adanya bantuan pangan, sebagian besar masyarakat kita sudah tidak akan membeli minyak goreng, karena bantuannya 4 liter untuk setiap KPM. Jadi ini benar-benar sangat penting sekali,” kata Ketut.

Selain melalui bantuan pangan, Bapanas juga mempercepat distribusi Minyakita ke pasar rakyat, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Bapanas bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan DMO dari 10 produsen minyak goreng akan disalurkan langsung melalui Bulog.

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra mengatakan pemerintah saat ini menjalankan dua strategi sekaligus untuk menjaga stabilitas harga Minyakita, yakni melalui bantuan pangan dan distribusi pasokan langsung ke pasar rakyat.

“Jadi ada 2 program. Satu adalah bantuan pangan menggunakan Minyakita dan juga pengisian pasar,” tutur Nawandaru.

Menurut Nawandaru, kedua program tersebut harus berjalan beriringan agar pasokan minyak goreng di masyarakat tetap terjaga dan tidak memicu lonjakan harga.

“Jangan hanya mengedepankan satu program. Dua-duanya harus berjalan, karena ini adalah program strategis pemerintah juga untuk membantu masyarakat,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menavigasi Ekonomi di Tengah Badai Global
• 10 jam laludetik.com
thumb
Indonesia perkuat kerja sama pengembangan SDM dengan Azerbaijan
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
PNBP Minerba Rp56 T, Hilirisasi Smelter MIND ID Jadi Motor Penggerak
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KI DKI Perkuat Literasi Digital untuk Dorong Gerakan Pilah Sampah di Jakarta
• 9 jam lalupantau.com
thumb
News Terpopuler: Jawaban Menohok Sherly Tjoanda saat Disinggung Tambang Ilegal, Hingga Nama Dedi Mulyadi Dijual Oknum
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.