Jarang Ada Presiden Puji Kritik seperti Prabowo, Dinilai Bagus untuk Demokrasi

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pengamat Politik Adi Prayitno menilai sikap Presiden Prabowo Subianto yang mengapresiasi kritik dari PDIP sebagai sinyal positif bagi iklim demokrasi dan budaya check and balances di Indonesia.

Adi menyebut Prabowo menunjukkan keterbukaan terhadap kritik, termasuk dari pihak oposisi, yang selama ini kerap bersikap keras terhadap pemerintah.

“Dua hal. Pertama, Prabowo cukup terbuka dengan kritik, tak seperti yang dibayangkan sebagian kalangan bahwa Prabowo anti kritik. Bahkan berterima kasih ke PDIP yang sering keras mengkritik. Nyatanya Prabowo berterima kasih ke PDIP atas kritik keras sekalipun itu pilu,” kata Adi saat dihubungi, Jumat (22/5).

Ia menilai perhatian Prabowo terhadap kritik politik terlihat jelas dalam forum kenegaraan, termasuk saat menyampaikan pidato dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) di rapat paripurna DPR.

“Kedua, Prabowo punya atensi terhadap pengkritik pemerintah. Buktinya, di forum resmi dengan DPR, Prabowo bercerita soal kritikan PDIP. Jarang, bahkan mungkin tak pernah ada presiden yang me-mention kritik dari partai tertentu di forum-forum formal,” ujar Adi.

“Kemarin secara eksplisit Prabowo menyebut kritik keras PDIP. Sebelumnya Prabowo juga mengaku sering nonton podcast yang mengkritik pemerintah,” sambungnya.

Adi juga menilai sikap Prabowo yang menghormati posisi PDIP sebagai oposisi menunjukkan komitmen terhadap sistem demokrasi yang sehat, di mana kontrol terhadap pemerintah tidak hanya datang dari dalam koalisi.

“Ketiga, Prabowo menghormati pilihan politik PDIP yang memilih jadi oposisi yang mengindikasikan adanya check and balances dari luar kekuasaan,” kata Adi.

“Ini bagus bagi demokrasi. Kita juga sering mendengar kritik keras PDIP terkait kebijakan Prabowo,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam pidatonya saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada PDIP yang memilih tetap berada di luar pemerintahan untuk menjalankan fungsi pengawasan.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku kerap menerima kritik dari anggota Fraksi PDIP yang menurutnya menjadi bahan refleksi dalam menjalankan pemerintahan.

“Setiap pemimpin harus mau dikritik, diawasi, kadang sebelum tidur pilu hati saya, ini anggota PDIP ini kadang kritikan keras banget, tapi saya sadar, sebetulnya mungkin ada dasarnya,” kata Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa kritik tidak selalu bersifat negatif, melainkan bisa menjadi bentuk peringatan yang justru membantu pemerintah agar tetap berada di jalur yang tepat.

“Ada pepatah, kalau orang memperingatkan kita, kita tidak suka, tapi dia sebetulnya menyelamatkan kita,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Ungkap Proyek DDT Bekasi-Cikarang Direncanakan Mulai Dibangun 2027
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Soemitronomics: Nasihat untuk Golongan Muda Republik
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Jean-Paul van Gastel Mulai Bicara Soal Musim Depan: Kontrak Baru Segera Beres, PSIM Siapkan Perombakan Skuad
• 20 jam lalubola.com
thumb
Ini Alasan Kuat Erin Wartia Tegas Tolak Berdamai dengan Herawati
• 23 jam lalucumicumi.com
thumb
Airlangga: Investor Tak Perlu Khawatir, Aktivitas Ekspor SDA Tetap Berjalan Normal
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.