Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani memastikan status PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan berubah menjadi badan usaha milik negara (BUMN) mulai pekan depan.
Kepastian itu disampaikan Rosan usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Saat ditanya mengenai status PT DSI yang saat ini masih berbentuk perusahaan swasta nasional, Rosan menegaskan proses perubahan status menjadi BUMN akan segera rampung.
“Minggu depan,” ujar Rosan singkat.
Rosan juga memastikan kantor PT DSI nantinya akan berada di kompleks Danantara. Menurut dia, fasilitas kantor untuk perusahaan tersebut telah disiapkan.
“Di Danantara. Ada sudah disiapkan kantornya di Danantara,” katanya.
Baca Juga
- Beredar Isu Ekspor Komoditas via Danantara Ditunda, Airlangga: Tetap 1 Juni 2026
- Rosan Tunjuk Eks Petinggi Vale Jadi Bos BUMN Ekspor Danantara Sumberdaya
- Untung-Buntung Ekspor Satu Pintu Danantara ke Emiten Batu Bara
Rosan mengamini ketika kembali dikonfirmasi apakah status PT DSI nantinya benar-benar menjadi BUMN dan bukan lagi perusahaan swasta.
“[Iya] BUMN,” tandasnya singkat.
Kendati demikian, Rosan belum bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai struktur organisasi maupun susunan manajemen PT DSI.
Sebelumnya, pemerintah menyebut PT DSI dipersiapkan menjadi salah satu entitas strategis di bawah pengelolaan Danantara untuk memperkuat investasi dan hilirisasi sektor sumber daya alam nasional.
Nama Luke Thomas Mahony juga telah diumumkan sebagai Direktur PT DSI dengan pertimbangan pengalaman internasional di sektor perdagangan dan mineral.





