Komisi X DPR Minta Guru di Kaltim Tingkatkan Literasi dan Keterampilan Digital

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta para guru di Kalimantan Timur terus meningkatkan keterampilan dan literasi digital guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kondisi masyarakat yang dinamis menuntut kebijakan yang adaptif dengan perkembangan teknologi, sehingga guru-guru perlu memiliki keterampilan untuk mengajar anak-anak,” kata Hetifah Sjaifudian di Samarinda, Jumat.

Hetifah menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan penyediaan fasilitas pendidikan berbasis teknologi di sekolah.

Menurutnya, inovasi kebijakan seperti pembagian perangkat Papan Interaktif Digital (PID) tidak akan efektif apabila tidak dibarengi pelatihan teknis dan sosialisasi kepada tenaga pendidik.

Guru Diminta Adaptif dengan Teknologi

Hetifah mengatakan kurikulum pendidikan juga harus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan literasi teknologi dalam proses belajar mengajar.

Ia menilai literasi digital penting agar peserta didik memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran, bukan hanya untuk bermain gim daring.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur juga disebut terus mempercepat transformasi digital demi menciptakan sistem pendidikan yang lebih modern.

Kepala UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan Disdikbud Kaltim Muchamad Awaludin mengatakan pihaknya telah menggelar sosialisasi dan pelatihan intensif terkait penggunaan platform Rumah Pendidikan secara daring.

“Aplikasi terintegrasi milik Kemendikdasmen itu dirancang untuk menyatukan berbagai layanan pendidikan dalam satu pintu layanan,” ujar Awaludin.

Pelatihan Digital untuk Guru Diperluas

Awaludin menjelaskan peserta pelatihan berasal dari guru jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Timur.

Selain diperkenalkan pada platform pemerintah, para guru juga dibekali keterampilan mengoperasikan Google Workspace dan Canva untuk mendukung proses pembelajaran.

“Penguatan literasi digital bagi guru dinilai sebagai kunci efektivitas belajar mengajar di era modern agar proses transfer ilmu di ruang kelas tidak lagi berjalan monoton,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa teknologi canggih tidak akan berdampak besar tanpa kreativitas dari para pengguna di lingkungan pendidikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Uang ke Dirjen Bea Cukai Lebih dari SGD213.600
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Aktivitas Seru untuk Melepas Stres di Akhir Pekan
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menhub Sebut KNKT Masih Investigasi Sinyal Hijau KA Argo Bromo Anggrek sebelum Tabrak KRL
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Rosan Sebut Pemicu IHSG Ambruk Bukan Karena Isu Badan Ekspor, Tapi Gara-gara Ini
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.