Dikejar Deadline, Menteri PU Bongkar Masalah di Proyek Sekolah Rakyat

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti progres pembangunan Sekolah Rakyat yang dinilainya masih tertinggal dari target. Ia menyebut proyek tersebut baru mencapai 58–59 persen hingga 20 Mei 2026, bahkan sempat mengalami keterlambatan serius di sejumlah titik.

“Teman-teman saya di Kementerian PU pikirannya lain, masih mencoba melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak terpuji di awal-awal pembangunan Sekolah Rakyat," kata Dody saat acara media briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Baca Juga :
Menteri Dody Hanggodo Buka-Bukaan, Akui Tak Akan Tutupi Skandal Korupsi Rp16 Miliar di Kementerian PU
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Tanah Datar

"Proyek ini kalau boleh saya bilang, setengah mangkrak,” ungkapnya. Meski demikian, Dody tetap optimistis proyek yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah itu bisa selesai tepat waktu.

Ia kembali menegaskan bahwa progres pembangunan saat ini sudah mendekati 59 persen dan secara keseluruhan berada di kisaran hampir 60 persen. Ia juga menilai keterlambatan proyek sebenarnya tidak seharusnya terjadi jika seluruh jajaran bekerja sesuai arahan.

Menteri PU Dody Hanggodo
Photo :
  • VIVA/Siska Permata Sari

“Memang harus diakui ini agak di luar perkiraan saya. Dengan komposisi yang ada, seharusnya keterlambatan seperti ini tidak terjadi,” ujarnya.

Dody mengaku telah turun langsung untuk mengawasi sekaligus memberikan solusi percepatan proyek, namun tidak semua instruksi dijalankan dengan baik. “Saya harus turun langsung, bukan hanya memantau tapi juga memberi solusi. Sebagian solusi sudah saya sampaikan sejak awal, tetapi tidak diindahkan,” kata Dody.

Ia menyebut sejumlah kendala teknis seharusnya bisa diselesaikan sejak awal tahun, namun justru baru ditangani belakangan sehingga membuat progres tertinggal. “Sekarang semua PPK di tiap titik harus mempercepat progressnya,” ujarnya.

“Saya optimis Juni 2026 bisa selesai,” kata Dody.

Lantaran hal itu, Dody juga mengakui adanya perubahan besar di internal kementerian untuk mengejar ketertinggalan proyek tersebut. “Sebagai akibat ini beberapa orang harus saya berhentikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menegaskan pentingnya kualitas bangunan agar dapat bertahan dalam jangka panjang. “Kualitas bangunan penting, harus bertahan minimal 20 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :
Gus Ipul Janji Bongkar Dugaan Mark Up Sepatu Siswa Sekolah Rakyat
Pemerintah Jaring 600 Anak Jalanan di Jabodetabek untuk Masuk Sekolah Rakyat
Mensos Gus Ipul Bebastugaskan 2 Pejabat Buntut Pengadaan Sekolah Rakyat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Pastikan Pengawasan DSI
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PT DSI Akan Diisi Orang dari Kementerian/Lembaga, Purbaya: Biar Tidak Monopoli Seenak Jidat
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Ekspor Batu Bara Cs Dikontrol PT DSI, Pengusaha Diklaim Sambut Positif
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
IHSG Diproyeksi Melemah ke 5.000-an, Investor Mulai Bidik Saham Murah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
KJRI Istanbul Ungkap Kesadisan Tentara Israel ke 9 WNI Relawan Flotilla: Ditendang hingga Disetrum
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.