JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid bersyukur atas pembebasan 428 aktivis dari 45 negara yang mengikuti misi Global Sumud Flotilla.
Ia menyambut pemulangan sembilan WNI yang sempat ditahan Israel.
Politikus senior Partai Keadilan Sejahtera itu mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri dalam pemulangan para WNI.
Menurutnya, pemulangan ini menjadi wujud negara hadir melindungi warganya sesuai amanat konstitusi.
"Kami tentu mengapresiasi langkah-langkah diplomatik Kemlu RI. Tanpa perlu memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, Kemlu mampu melakukan koordinasi efektif dengan sejumlah negara sahabat seperti Turki, Mesir, dan Yordania," kata Hidayat Nur Wahid dikutip laman resmi DPR, Jumat (22/5).
Baca Juga: WNI yang Ditahan Israel Mengaku Alami Kekerasan, Disetrum dan Dipukul
Pria yang akrab disapa HNW itu menambahkan, penculikan dan penahanan ratusan aktivis kemanusiaan ini menjadi momentum untuk menyerukan sanksi internasional terhadap Israel.
HNW meminta pemerintah yang kini menjabat Ketua Dewan HAM PBB menggalang upaya sanksi.
Indonesia disebutnya dapat bekerja sama dengan 44 negara lain yang warganya turut diculik Israel.
"Langkah itu akan makin bermakna bila Indonesia bersama negara-negara lain terus mengupayakan langkah hukum hingga dikenakannya sanksi kepada Israel atas pelanggarannya terhadap HAM dan hukum internasional," katanya.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- global sumud flotilla
- hidayat nur wahid
- sanksi israel
- pemulangan wni dari israel
- israel





