Respons GRIB Jaya Usai Hercules Dipolisikan Anak Penulis di Depok

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ormas GRIB Jaya merespons pelaporan anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, terhadap Ketum GRIB Jaya Rosario de Marshall atau Hercules di Polda Metro Jaya. GRIB Jaya berpendapat bahwa laporan Ilma terkait dugaan penyekapan ke polisi tak sesuai dengan fakta.

"Kalau pihak mereka terus memutarbalikkan fakta dengan narasi sandera atau penculikan, itu jelas sangat mengada-ada dan tidak masuk akal. Bagaimana mungkin ada penyanderaan? Publik kan tahu betul siapa Pak Hercules," ujar juru bicara GRIB Jaya, Macelinus, kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Marcel menuturkan Hercules merupakan sosok yang humanis. Sehingga menurutnya tak mungkin Hercules tega menyekap seseorang.

"Beliau itu figur yang sangat sosial, humanis, dan selama ini dikenal sangat dekat serta menyayangi anak-anak yatim piatu. Karakter beliau jauh sekali dari tuduhan keji seperti itu," ungkapnya.

Baca juga: Anak Penulis di Depok Laporkan Hercules ke Polisi Terkait Penyekapan

Marcel menuturkan Hercules sebetulnya hanya memberi nasihat kepada Ilma. Katanya, Hercules meminta agar ayah Ilma mau bertanggungjawab.

"Fakta sebenarnya di lapangan, Pak Hercules itu justru menasihati anak Ahmad Bahar secara baik-baik, layaknya orang tua kepada anaknya. Beliau memberikan edukasi dan pandangan agar anak tersebut paham duduk perkaranya, sekaligus meminta agar ayahnya bisa bersikap gentleman dan bertanggung jawab," ungkap dia.

Selain itu, Marcel ingin semua pihak harus melihat duduk perkara yang memicu perkara ini terjadi. Marcel yakin apa yang terjadi hanya pemutarbalikan fakta.

"Jangan diputarbalikkan seolah-olah mereka korbannya. Ada fakta hukum yang tidak bisa dibantah, yaitu handphone milik anak Ahmad Bahar itu dipakai untuk mengirimkan video provokasi dan ancaman langsung ke nomor pribadi istrinya Pak Hercules," ucapnya.

"Tindakan ini sudah keterlaluan karena menyerang ranah domestik dan merusak ketenangan keluarga orang lain. Jadi, janganlah mereka sekarang sengaja menggiring opini liar dan playing victim untuk mencari simpati publik, padahal rekam jejak digitalnya jelas menunjukkan siapa yang memulai teror ini," imbuh dia.

Anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, diketahui sempat digeruduk anggota ormas GRIB Jaya, lalu melaporkan Hercules ke Polda Metro Jaya. Pelaporan berkaitan dengan dugaan kasus penyekapan yang dilakukan terhadap Ilma akhir pekan lalu.

Baca juga: Berakhir Damai, Ini Duduk Perkara Rumah Penulis di Depok Digeruduk GRIB

Pelaporan itu terdaftar dengan nomor register STTLP/B/3678/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026. Ilma melaporkan Hercules didampingi kuasa hukumnya.

"Bagi kami, ini sudah masuk kepada tindak pidana, ya. Tindak pidana termasuk, ya, penyanderaan, kemudian penculikan, ancaman verbal, kemudian penggunaan senjata api dan segala macam. Itu yang pertama," kata pengacara Ilma, Gufroni, kepada wartawan seusai pelaporan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Selanjutnya, Gufroni menyebut Ilma turut melaporkan peretasan akun pesan singkat atau Whatsapp-nya. Pelaporan itu terdaftar dengan nomor register STTLP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026.

"Memang sebelum hari Minggu itu memang sudah ada, apa namanya, operasi ya, sehingga handphone-nya tidak bisa digunakan. Jadi sudah berupaya untuk, apa namanya, ke pelayanan ya, untuk meminta bantuan untuk supaya bisa dipulihkan handphone-nya dan seterusnya," katanya.




(tsy/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Tingkatkan Layanan Lewat Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik 
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Kolaborasi Pembangunan PSEL Medan Raya, Segera Groundbreaking
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kemenperin Dorong MR.DIY (MDIY) Perluas Akses Produk UMKM
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Gangguan Berhasil Diatasi, PLN Kebut Pemulihan Jaringan Listrik Wilayah Sumatera
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Survei: 81% Penduduk Indonesia Terkoneksi Internet, Paling Banyak Akses Medsos
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.