Kemenperin Dorong MR.DIY (MDIY) Perluas Akses Produk UMKM

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjalin kerja sama dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) selaku pemilik jaringan ritel modern MR.DIY.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjalin kerja sama dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) selaku pemilik jaringan ritel modern MR.DIY. (Foto: Ist)

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjalin kerja sama dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) selaku pemilik jaringan ritel modern MR.DIY di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui perluasan akses pasar dan penguatan kemitraan dengan sektor ritel modern. 

Hal itu diwujudkan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kemenperin dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca Juga:
MR.D.I.Y (MDIY) Cetak Laba Rp1,1 Triliun pada 2025, Rasio Dividen Diusulkan 40 Persen

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan ekosistem pemasaran yang lebih kuat agar produk IKM Indonesia semakin kompetitif, memiliki akses distribusi yang lebih luas, dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026). 

Baca Juga:
MR.D.I.Y (MDIY) Resmikan Toko ke-1.300, Lokasi di Kalimantan Utara

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita bersama Direktur PT Daya Intiguna Yasa Tbk, Rika Juniaty Tanzil. Kerja sama yang berlaku selama dua tahun tersebut mencakup berbagai ruang lingkup, mulai dari pertukaran data dan informasi, fasilitasi promosi dan perluasan pasar, pengembangan jejaring kemitraan, hingga bimbingan teknis dan pendampingan pemasaran produk IKM.

Adapun komoditas yang masuk dalam ruang lingkup kerja sama meliputi perlengkapan rumah tangga, elektronik, alat tulis kantor, alat olahraga, aksesoris kendaraan, kerajinan, perkakas, mainan, perhiasan, kosmetik, hingga perlengkapan komputer dan telepon seluler. 

Reni menyampaikan, IKM memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah. Berdasarkan data BPS tahun 2025, jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,43 juta unit usaha atau sekitar 99,79 persen dari total industri nasional.

Menurut Reni, implementasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) perlu terus diperluas tidak hanya melalui pengadaan pemerintah, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk lokal.

Dia berharap semakin banyak produk IKM binaan Kemenperin yang mampu masuk ke rantai pasok MR.DIY dengan kualitas yang kompetitif, inovatif, dan sesuai kebutuhan konsumen. 

“Kehadiran MR.DIY sebagai mitra ritel modern nasional menjadi peluang besar bagi IKM untuk memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT Daya Intiguna Yasa Tbk, Rika Juniaty Tanzil, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen MR.DIY dalam mendukung pengembangan pelaku usaha dan produk lokal Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pemberdayaan pelaku usaha lokal serta pengembangan produk lokal berkualitas. Saat ini hampir 300 pemasok lokal, termasuk pelaku IKM, telah menjadi bagian dari jaringan pemasok ritel MR.DIY,” ujar Rika.

Menurutnya, pengembangan pelaku usaha lokal tidak cukup hanya melalui perluasan akses pasar, tetapi juga membutuhkan pendampingan dan peningkatan kapasitas agar dapat tumbuh secara berkelanjutan. Dia berharap semakin banyak IKM binaan Kemenperin yang dapat masuk ke jaringan ritel MR.DIY yang kini telah hadir di 37 provinsi di Indonesia. 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu lebih banyak produk lokal berkualitas menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing industri nasional, serta menciptakan ekosistem kemitraan yang positif antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha lokal,” katanya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolda Lampung & Ahmad Sahroni Diminta Cabut Ucapan Perintah Tembak di Tempat
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Kemenhaj Copot Penanda Tenda Arafah yang Dipasang Sepihak oleh KBIHU
• 52 menit lalupantau.com
thumb
Pemerintah dan DPR Bersinergi Kawal SPMB Ramah 2026/2027 Bebas Diskriminasi
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPOM Temukan 22 Obat Bahan Alam Berbahaya, Mayoritas Produk Obat Kuat
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Mendagri Minta Daerah Realisasikan Tambahan TKD Rp 10,6 Triliun Tangani Pascabencana Sumatera
• 21 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.