Tokoh Pemuda Jakbar Serukan Siskamling Untuk Cegah Aksi Begal

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wilayah Jakarta Barat belakangan ini menjadi sorotan menyusul maraknya kasus aksi begal yang meresahkan warga. Kejahatan yang terjadi di jalanan maupun lingkungan pemukiman ini tak hanya merugikan secara materi, namun juga menimbulkan rasa cemas dan ketidakamanan di hati masyarakat.

Melihat kondisi yang makin mengkhawatirkan ini, Umar Abdul Aziz, seorang tokoh pemuda yang dikenal aktif memperhatikan kesejahteraan lingkungan di Jakarta Barat, angkat bicara dan memberikan perhatian serius terhadap persoalan keamanan tersebut.

Menurut Umar, maraknya aksi begal yang terjadi belakangan ini menandakan adanya celah keamanan yang harus segera ditutup. Dia menilai bahwa keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan juga tugas bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, tokoh masyarakat, hingga pemuda.

BACA JUGA: Dirjen Polpum Pastikan Siskamling di Bogor Berjalan Sesuai Arahan Mendagri

Atas dasar keprihatinan tersebut, Umar menyarankan agar seluruh lapisan masyarakat segera menggerakkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara aktif, serta memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Polres Metro Jakarta Barat.

Langkah ini dinilainya sebagai upaya taktis yang sangat krusial dan strategis untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan, sehingga lingkungan pemukiman dapat kembali menjadi tempat yang aman, nyaman, dan tenteram bagi seluruh warga.

Lebih jauh lagi, Umar juga memaparkan serangkaian tindakan nyata dan langkah strategis yang dapat dilakukan oleh para tokoh masyarakat dan warga sekitar dalam upaya mengatasi dan menekan angka kejahatan, khususnya aksi begal, di wilayah Jakarta Barat.

BACA JUGA: Agus Fatoni Minta Papua Kembali Mengaktifkan Siskamling

Langkah-langkah tersebut disusun secara terperinci dan menyeluruh, mencakup berbagai aspek mulai dari pengamanan fisik, sinergi dengan aparat, peningkatan kesadaran warga, hingga perbaikan fasilitas umum di lingkungan sekitar.

Langkah pertama yang menjadi fokus utama adalah pengaktifan kembali dan penguatan sistem keamanan lingkungan atau Siskamling. Umar menekankan bahwa kehadiran warga yang berjaga merupakan benteng pertahanan paling depan dalam mencegah kejahatan. Salah satu caranya adalah dengan mengaktifkan kembali sistem ronda malam secara rutin dan terjadwal.

"Jadwal penjagaan harus disusun sedemikian rupa agar mencakup jam-jam yang dianggap paling rawan terjadinya kejahatan, yaitu mulai tengah malam hingga menjelang waktu subuh, ketika aktivitas warga mulai sepi dan suasana lingkungan cenderung sepi, " kata Umar, Jumat (22/5).

Selain itu, penerapan sistem satu pintu atau One Gate System juga disarankan untuk diterapkan di setiap wilayah perumahan maupun lingkungan Rukun Warga (RW) pada malam hari. Dengan membatasi akses keluar-masuk lingkungan hanya melalui satu titik yang diawasi, maka pengawasan menjadi lebih mudah dilakukan dan pergerakan orang asing yang mencurigakan dapat segera diketahui dan ditelusuri.

BACA JUGA: Ganjar Dukung Ahmad Luthfi Bangkitkan Jogo Tonggo untuk Siskamling Warga Jateng

Tak kalah penting, Umar juga mengajak semangat gotong royong warga untuk bekerja sama memasang kamera pengawas atau CCTV secara swadaya. Alat perekam ini sangat berguna jika dipasang di titik-titik buta atau sudut tersembunyi, serta di setiap akses utama keluar-masuk kampung, guna merekam segala aktivitas yang terjadi dan menjadi bukti jika hal buruk terjadi.

Keamanan yang kokoh juga memerlukan kerja sama yang erat dan sinergi yang baik antara warga dengan aparat penegak hukum. Umar mengingatkan pentingnya menjalin komunikasi yang intensif dan berkelanjutan dengan petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di wilayah masing-masing.

"Kehadiran petugas pembina keamanan dan ketertiban masyarakat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, di mana warga dapat segera melaporkan segala bentuk pergerakan, kendaraan, atau perilaku yang terlihat mencurigakan di sekitar lingkungan sebelum berujung pada tindak kejahatan, " ujarnya.

Selain membangun komunikasi, pihak lingkungan juga diharapkan dapat mengajukan permohonan resmi kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) terdekat agar wilayah pemukiman mereka dimasukkan ke dalam rute rutin patroli malam.

Kehadiran mobil patroli polisi yang berkeliling secara berkala diharapkan dapat memberikan efek jera bagi calon pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

Sebagai wujud nyata kerja sama ini, penyediaan posko bersama atau tempat istirahat saat berpatroli juga sangat disarankan, sehingga warga yang sedang ronda maupun aparat kepolisian dapat saling bertemu, berkoordinasi, dan saling mendukung saat bertugas di lapangan.

Selain upaya pengamanan fisik, peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan diri warga juga menjadi perhatian utama dalam strategi yang disampaikan Umar. Edukasi dan sosialisasi harus terus digaungkan agar setiap warga sadar akan pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri maupun lingkungan.

Salah satu materi yang wajib disampaikan adalah pengingatan mengenai jam-jam rawan kejahatan, di mana warga diimbau untuk tidak beraktivitas atau berjalan sendirian di jalanan yang sepi pada malam hari.

Penyebaran informasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pengumuman menggunakan pengeras suara masjid, pemberitahuan di tempat ibadah, hingga penyebaran pesan melalui grup percakapan daring warga seperti WhatsApp RT atau RW.

Khusus bagi pengguna kendaraan bermotor, Umar juga mengedepankan edukasi berkendara aman. Dia mengimbau seluruh pengendara untuk tetap waspada, tidak menggunakan atau memainkan ponsel saat berhenti di pinggir jalan, serta menghindari melewati jalur-jalur yang dikenal rawan kejahatan atau minim penerangan, terutama jika harus berkendara sendirian di malam hari.

"Agar warga dapat bertindak cepat saat menghadapi situasi darurat, sosialisasi nomor-nomor penting juga harus dilakukan secara menyeluruh. Setiap warga harus mengetahui dan menyimpan nomor telepon Polsek terdekat maupun nomor layanan darurat kepolisian 110, sehingga jika terjadi apa-apa, bantuan dapat segera didatangkan, " terang Umar. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BSKDN Kawal Stabilitas Jambi Lewat Implementasi 11 Arahan Mendagri dan Siskamling


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menguji Wajah Penegakan Hukum dalam Kasus Pejabat Publik
• 10 jam laluharianfajar
thumb
51,8% Masyarakat Pisahkan Pengeluaran, Fitur Kantong Jadi Solusi Atur Keuangan
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Stadion-stadion Piala Dunia 2026: Dari buatan ke alami, NFL ke FIFA
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Sidak Pasar Curug, BPOM Tangerang Temukan 3 Bahan Makanan Mengandung Formalin
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Palma Serasih (PSGO) Putuskan Bagi Dividen Rp113,2 Miliar
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.