VIVA – PSSI resmi mengumumkan daftar sementara 44 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi laga uji coba melawan Timnas Oman dan Timnas Mozambik.
Daftar provisional itu diumumkan melalui akun resmi media sosial Timnas Indonesia pada Jumat (22/5). Sejumlah nama lama kembali muncul, sementara beberapa wajah baru juga mendapat kesempatan dari pelatih John Herdman.
Di posisi penjaga gawang, Herdman memanggil kombinasi pemain lokal dan abroad. Nama Maarten Paes dan Emil Audero tetap masuk daftar, ditemani Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, serta Muhammad Riyandi.
Sementara di lini belakang, beberapa nama muda mulai mendapat sorotan. Alfharezzi Buffon, Brian Fatari, hingga Fajar Faturrahman mendapat kesempatan membuktikan diri bersama skuad Garuda.
Selain itu, nama-nama langganan tim nasional seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Kevin Diks, Rizky Ridho, hingga Sandy Walsh juga tetap dipercaya.
Di sektor tengah, Herdman kembali memberi ruang bagi talenta muda. Arkhan Fikri, Rayhan Hannan, dan Rivaldo Pakpahan masuk dalam daftar pemain yang dipanggil.
Menariknya, Witan Sulaeman kembali mendapat panggilan usai cukup lama absen dari Timnas Indonesia. Meski musim ini minim menit bermain bersama Persija Jakarta, Witan tetap dipercaya masuk skuad sementara.
Selain Witan, Saddil Ramdani juga kembali dipanggil setelah lama tak terlihat bersama skuad Garuda.
Di lini depan, ada dua nama yang paling mencuri perhatian, yakni Eksel Runtukahu dan Rizky Eka Pratama.
Khusus bagi Eksel, ini menjadi panggilan pertamanya ke Timnas Indonesia senior. Penampilan apiknya di level klub akhirnya membuat Herdman memberi kesempatan untuk unjuk kemampuan.
Namun belum tentu seluruh pemain dalam daftar provisional ini akan masuk skuad final. Herdman disebut masih akan memantau kualitas, kondisi fisik, serta etos kerja pemain selama pemusatan latihan.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 5 Juni. Setelah itu, skuad Garuda akan kembali tampil melawan Mozambik pada 9 Juni mendatang.
Kedua laga uji coba ini menjadi bagian penting persiapan Timnas Indonesia menghadapi agenda internasional berikutnya sekaligus ajang seleksi terakhir sebelum Herdman menentukan kerangka utama tim.





