Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City: Jangan Tanya Alasannya Kenapa

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Era emas akhirnya benar-benar akan berakhir di Etihad Stadium. Manchester City resmi mengumumkan perpisahan dengan Pep Guardiola pada akhir musim 2025/2026, meski sang manajer sejatinya masih memiliki kontrak satu tahun lagi bersama The Citizens.

Pengumuman mengejutkan itu disampaikan langsung klub pada Jumat (22/5). Namun, Guardiola tidak sepenuhnya meninggalkan City. Pria asal Spanyol tersebut tetap akan berada dalam struktur City Football Group sebagai Duta Global.

Baca Juga :
Pep Guardiola Cabut, Manchester City Bersiap Hadapi Masa Tersulit dalam Satu Dekade
Arne Slot Akhirnya Buka Suara soal Sindiran Mohamed Salah

Dalam peran barunya itu, Guardiola disebut masih akan terlibat memberikan masukan teknis dan mendukung sejumlah proyek strategis klub di masa depan.

Perpisahan Guardiola pun dibalut emosi mendalam. Ia mengenang momen awal kedatangannya ke Manchester yang langsung membuatnya merasa nyaman.

“Ketika saya tiba, wawancara pertama saya adalah dengan Noel Gallagher. Saya keluar sambil berpikir, ‘Oke... Noel ada di sini? Ini akan menyenangkan,’” ujar Guardiola dikutip dari laman resmi klub.

“Dan betapa indahnya waktu yang telah kita lalui bersama,” lanjutnya.

Guardiola juga menegaskan keputusannya pergi bukan karena konflik atau tekanan tertentu. Menurutnya, ini murni soal waktu yang sudah tepat untuk mengakhiri perjalanan panjangnya bersama City.

“Jangan tanya alasan kepergian saya. Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hati saya, saya tahu ini waktunya saya pergi,” kata Guardiola.

“Tidak ada yang abadi, jika ada, saya pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya miliki untuk Manchester City saya,” sambungnya.

Selama satu dekade menangani Man City sejak musim 2016/2017, Guardiola sukses mengubah klub menjadi kekuatan dominan di Inggris dan Eropa. Ia mempersembahkan enam gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, satu Piala Dunia Antarklub, satu Piala Super Eropa, dan tiga Community Shield.

Deretan trofi itu membuat Guardiola tercatat sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Manchester City. Kepergiannya dipastikan meninggalkan lubang besar, sekaligus menandai berakhirnya salah satu era paling gemilang dalam sepak bola modern.

Baca Juga :
Michael Carrick Resmi Naik Jabatan Jadi Pelatih Manchester United
Jadwal Liga Inggris Pekan Terakhir: Tottenham Hotspur Terancam Degradasi, Chelsea Kejar Tiket Eropa
Momen Langka, Fans Indonesia Main Bola Bareng David Villa dan Raul

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cari Pengganti Yann Sommer, Inter Milan Siap Angkut Kepa Arrizabalaga dari Arsenal Musim Panas Nanti
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Calon Haji Khusus ESQ Tours Pindah ke Hotel Transit Dekat Jamarat
• 48 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhaj Tertibkan Kavling Tenda Haji oleh KBIHU di Arafah, Ini Sederet Temuan jelang Puncak Haji
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Heboh Diduga Pocong Gentayangan Bikin Resah Warga Tangerang, Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketika Warga Banda Aceh Kumpul di Warkop Saat Mati Listrik
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.