Deteksi Stroke Hingga Kanker Kini Bisa Lebih Cepat, Begini Caranya!

viva.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Tangerang, VIVA – Teknologi Artificial Intelligence (AI) kini semakin banyak dimanfaatkan di dunia kesehatan, termasuk dalam pemeriksaan medis yang membutuhkan tingkat akurasi tinggi seperti MRI. Perkembangan ini dinilai mampu membantu dokter mendeteksi penyakit lebih cepat sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien saat menjalani pemeriksaan.

Selama ini, prosedur MRI kerap menjadi momok bagi sebagian orang. Ruang pemindaian yang sempit dan proses pemeriksaan yang cukup lama sering memicu rasa cemas hingga klaustrofobia pada pasien. Di sisi lain, kebutuhan akan hasil pencitraan yang detail semakin penting untuk menangani berbagai penyakit serius seperti stroke, tumor otak, gangguan jantung, hingga kanker. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Luncurkan PRULady, Prudential Indonesia Tawarkan Solusi Perlindungan Kanker Payudara
Cuaca Tak Menentu, Ini 4 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Pancaroba

Melihat kebutuhan tersebut, teknologi MRI 3 Tesla SIGNA™ Hero berbasis AI dari GE HealthCare dihadirkan. Teknologi ini dirancang untuk membantu menghasilkan gambar pencitraan medis yang lebih tajam sekaligus mempercepat proses pemeriksaan.

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan diagnostik yang lebih modern dan sesuai kebutuhan pasien saat ini.

“Kami terus memperkuat fasilitas medis melalui pemanfaatan teknologi diagnostik terkini yang mendukung ketepatan, kecepatan, serta keselamatan pasien. Kehadiran MRI 3 Tesla SIGNA™ Hero ini semakin memperkuat layanan Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam melayani berbagai kebutuhan klinis, khususnya pada kasus-kasus kompleks seperti gangguan saraf (stroke dan tumor otak), jantung, ortopedi, hingga onkologi (kanker) serta layanan lain yang memerlukan pencitraan medis dengan tingkat akurasi dan presisi tinggi,” ujar dr. Margareth saat peluncuran MRI 3 Tesla di Bethsaida Hospital Gading Serpong, Kamis 21 Mei 2026. 

Salah satu hal yang menjadi sorotan dari teknologi ini adalah penggunaan AI untuk meningkatkan kualitas hasil pencitraan sekaligus mempercepat waktu pemeriksaan. Teknologi AIR™ Recon DL dan Sonic DL™ disebut mampu membantu menghasilkan gambar yang lebih detail, termasuk untuk organ yang terus bergerak seperti jantung.

Selain itu, desain alat MRI terbaru ini juga dibuat lebih nyaman bagi pasien. Dengan diameter lubang pemindaian mencapai 70 cm, pasien diharapkan bisa merasa lebih lega selama proses pemeriksaan berlangsung.

Baca Juga :
Kondisi Memprihatinkan Keluarga Pasien Anak di Indonesia, Banyak yang Tidur di Masjid Hingga Selasar Rumah Sakit
Cuaca Makin Panas karena El Nino, Ini Deretan Penyakit yang Mengintai
Jangan Lengah Hantavirus, Dokter Ungkap Gejala Awal yang Sering Diabaikan!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertanda Baik Negosiasi AS-Iran, Tapi Hormuz-Uranium Masih Alot
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pertumbuhan Tinggi, Kesejahteraan Rendah: Mengapa Ekonomi Indonesia Belum Adil?
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
3 Rekomendasi Tontonan Korea yang Tayang Sepanjang Mei 2026
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pembangunan Sekolah Rakyat Molor, Menteri PU Targetkan Juni Rampung 88%
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tim Pemburu Begal PMJ Ringkus 173 Pelaku Kejahatan Jalanan Selama Mei
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.