8 Fakta Temuan KNKT KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, Mulai dari KA Tiba Lebih Cepat 3 Menit sampai Masalah Komunikasi

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tragedi tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada 27 April 2026 mulai menemukan titik terang. Dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, pada Kamis 21 Mei 2026, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan sejumlah fakta awal yang mengungkap adanya persoalan serius.

Tamuan dari KNKT mulai dari kereta yang disebut melaju lebih cepat dari jadwal, sinyal yang tetap hijau meski jalur tidak aman, hingga masalah komunikasi antarpusat kendali kereta. Kecelakaan yang menewaskan 16 orang itu menjadi sorotan karena bukan dipicu satu kesalahan tunggal, melainkan rangkaian masalah sistem yang terjadi dalam waktu kurang dari empat menit.

Baca Juga :
KNKT: Butuh Waktu 2-3 Bulan Simpulkan Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
KNKT Ungkap Masinis Argo Bromo Anggrek Sempat Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL

Kecelakaan maut tabrakan Kereta Rel Listrik atau KRL Commuter Line dengan Argo Bromo Anggrek.
Photo :
  • Dok. Istimewa

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan penyebab utama kecelakaan. Meski begitu, data faktual yang dipaparkan hanya menggambarkan betapa kompleksnya situasi yang terjadi malam itu.

Berikut 8 fakta temuan KNKT terkait kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur:

1. KA Argo Bromo Anggrek Disebut Tiba Lebih Cepat 3 Menit

KA Argo Bromo Anggrek Disebut Tiba Lebih Cepat 3 Menit
Photo :
  • YouTube TVR Parlemen

Ketua KNKT menyebut, kedatangan KA Argo Bromo Anggrek yang disebut tidak sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Ketua KNKT Soerjanto Tjahjanto mengatakan bahwa KA Argo Bromo Anggrek melintas lebih cepat tiga menit dibanding jadwal yang telah ditentukan.

“Ini Gapeka yang kami tampilkan bahwa KA Bromo Anggrek lebih cepat 3 menit dari waktu kedatangan di stasiun Bekasi Timur,” kata Soerjanto dikutip YouTube TVR Parlemen.

Pernyataan itu langsung mendapat perhatian Ketua Komisi V DPR RI Lasarus yang mempertanyakan apakah berarti kereta tersebut tidak mematuhi Gapeka.

“Tidak patuh dengan GAPEKA berarti pergerakan kereta ini?” tanya Lasarus.

Namun KNKT belum memberikan kesimpulan pasti.

“Kami akan analisa lebih lanjut,” jawab Soerjanto.

2. Sinyal Tetap Hijau Meski Ada Hambatan di Jalur

Fakta lain yang menjadi sorotan adalah sinyal keberangkatan KA Argo Bromo Anggrek yang tetap menunjukkan warna hijau meskipun sebelumnya telah terjadi tabrakan antara KRL dan taksi listrik di perlintasan sebidang dekat Bekasi Timur.

Baca Juga :
KNKT: Masinis KA Argo Bromo Dapat Instruksi Rem Dikit-dikit Sebelum Tabrak KRL
KNKT: Jeda Temperan Taksi dan Kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek 3 Menit 43 Detik
KNKT Sebut KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau Usai KRL Tertemper Taksi di Stasiun Bekasi Timur

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Babak Pertama: Arema FC Unggul 1-0 atas PSIM, Joel Vinicius Cetak Gol Cepat
• 11 jam laluberitajatim.com
thumb
Katalis dan Prospek Saham TBS Energi (TOBA), Berapa Target Harganya?
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menag Resmikan MAN Insan Cendekia Serpong Jadi Madrasah IB World School
• 19 jam laludetik.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Menulis Daftar Belanja di Kertas Menurut Ilmu Psikologi
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kuasa Hukum Roy Suryo Menilai Polisi Tidak Tahu Persis Apakah Berkas Perkara Kliennya akan P21
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.