Mexico City (ANTARA) - Sedikitnya 24 orang tewas pada Kamis (21/5) di Honduras dalam dua serangan bersenjata di departemen utara Colon dan Cortes.
Korban termasuk 19 warga sipil yang tewas dalam serangan penembakan di sebuah perkebunan kelapa sawit dan lima petugas Kepolisian Nasional yang meninggal selama operasi pengamanan, menurut laporan media setempat.
Yuri Mora, juru bicara Kantor Kejaksaan Honduras, mengatakan tim forensik bekerja di kedua wilayah tersebut untuk melakukan autopsi dan mengidentifikasi jenazah secara resmi sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Di Trujillo, Colon, dua tim telah mengidentifikasi 17 jenazah, selain dua jenazah lagi yang berada di dalam peti mati di rumah mereka.
Pada hari yang sama, ungkap Mora, lima petugas Direktorat Kepolisian Anti-Geng tewas dalam penggerebekan bersenjata di Desa Corinto, Cortes.
Selama penggerebekan tersebut, diduga terjadi konfrontasi sengit antara para pelaku kejahatan dan petugas polisi, sehingga menyebabkan para petugas polisi kewalahan dan tewas, menurut laporan resmi.
Korban termasuk 19 warga sipil yang tewas dalam serangan penembakan di sebuah perkebunan kelapa sawit dan lima petugas Kepolisian Nasional yang meninggal selama operasi pengamanan, menurut laporan media setempat.
Yuri Mora, juru bicara Kantor Kejaksaan Honduras, mengatakan tim forensik bekerja di kedua wilayah tersebut untuk melakukan autopsi dan mengidentifikasi jenazah secara resmi sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Di Trujillo, Colon, dua tim telah mengidentifikasi 17 jenazah, selain dua jenazah lagi yang berada di dalam peti mati di rumah mereka.
Pada hari yang sama, ungkap Mora, lima petugas Direktorat Kepolisian Anti-Geng tewas dalam penggerebekan bersenjata di Desa Corinto, Cortes.
Selama penggerebekan tersebut, diduga terjadi konfrontasi sengit antara para pelaku kejahatan dan petugas polisi, sehingga menyebabkan para petugas polisi kewalahan dan tewas, menurut laporan resmi.





