Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus melahirkan jenis pekerjaan baru di berbagai negara. Jika sebelumnya AI identik dengan chatbot atau aplikasi digital, kini teknologi tersebut mulai masuk ke dunia fisik melalui robot humanoid, robot industri, hingga sistem otomatis yang dapat meniru aktivitas manusia sehari-hari.
Tren inilah yang membuat lowongan kerja AI dan robot pada 2026 mengalami peningkatan signifikan, terutama di Amerika Serikat, China, Jepang, dan sejumlah negara Eropa.
Banyak perusahaan teknologi global berlomba mengembangkan robot yang mampu bekerja layaknya manusia, mulai dari membantu di gudang logistik, restoran, rumah sakit, hingga pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring dan melipat pakaian.
Menariknya, kebutuhan tenaga kerja di industri ini tidak hanya terbatas untuk programmer atau lulusan teknik tingkat tinggi. Sejumlah perusahaan kini juga membuka peluang bagi pekerja yang memiliki kemampuan mengoperasikan robot, memahami gerakan manusia, hingga melatih AI menggunakan kamera dan perangkat virtual.
Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa pekerjaan terkait AI dan robot yang diprediksi paling banyak dicari di tahun ini!
1. Machine Learning Engineer
Profesi ini menjadi salah satu tulang punggung industri AI modern. Tugas utamanya adalah mengembangkan sistem kecerdasan buatan agar robot dapat belajar, memahami lingkungan, dan mengambil keputusan secara otomatis.
Machine Learning Engineer biasanya bekerja menggunakan bahasa pemrograman seperti Python, PyTorch, dan TensorFlow. Posisi ini banyak dibutuhkan oleh perusahaan pengembang robot humanoid dan kendaraan otomatis. Selain kemampuan coding, profesi ini juga membutuhkan pemahaman tentang computer vision, data training, serta reinforcement learning.
2. Robotics Software Engineer
Pekerjaan ini berfokus pada pengembangan sistem perangkat lunak untuk robot. Tugasnya mencakup pengaturan navigasi, sensor, pemetaan ruangan, hingga sistem pergerakan robot. Robotics Software Engineer umumnya menggunakan ROS2, Linux, dan bahasa pemrograman C++. Profesi ini sangat dibutuhkan dalam industri logistik otomatis, robot gudang, hingga robot layanan publik.
3. Perception Engineer
Robot modern membutuhkan kemampuan untuk “melihat” dan memahami lingkungan di sekitarnya. Karena itu, Perception Engineer menjadi salah satu profesi penting di industri AI dan robot. Tugasnya adalah mengembangkan sistem kamera dan sensor agar robot mampu mengenali objek, manusia, hingga kondisi ruangan secara real time. Profesi ini banyak berhubungan dengan teknologi computer vision, sensor fusion, dan SLAM atau simultaneous localization and mapping.





