Imbas Tunggakan Pembayaran Vendor KSO WEGE, Listrik Mess Transmigrasi Rempang Disegel

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BATAM - KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) - FYP diterpa isu miring terkait tunggakan dana pengerjaan pembangunan Mess Transmigrasi Patriot di Pulau Rempang, Batam, Jumat (22/5/2026).

Total tagihan dari berbagai vendor eksternal yang belum diselesaikan oleh anak usaha BUMN tersebut ditaksir menembus angka Rp 3 miliar.

BACA JUGA: Ekspedisi Patriot ITB 2025 Ungkap PR Besar Kawasan Transmigrasi

Padahal, pihak Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia selaku pemilik proyek bernilai kontrak Rp 57,4 milar tersebut diketahui telah melunasi seluruh kewajiban pembiayaan bangunan dua lantai itu kepada pihak KSO WEGE - FYP.

Berdasarkan data lapangan, rincian tunggakan tersebut meliputi utang pekerjaan MEP senilai Rp 1,1 miliar, pengerjaan atap sebesar Rp 961 juta, serta urusan pengadaan barang senilai Rp 841 juta.

BACA JUGA: Bahas Transmigrasi Patriot, Wamen Viva Yoga Dorong Mahasiswa Punya Jiwa Kewirausahaan

DK, selaku Project Manager pengerjaan bagian atap, membeberkan bahwa skema pembayaran awalnya berjalan lancar menggunakan sistem cicilan. Namun, situasi mendadak macet total memasuki awal tahun ini.

“Namun sejak Februari 2026 sudah tidak ada lagi pembayaran dengan alasan dana project KSO tersebut dititipkan ke pusat. Beberapa hari sekali kami sudah hubungi direktur operasional, project manager, dan divisi operasional, responsnya nunggu ada uang masuk dari project lain,” ujar DK saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

BACA JUGA: Konflik Lahan hingga Air Bersih, Menteri Iftitah Beber Masalah Mendasar Transmigrasi

Hingga berita ini diturunkan, kompleks fasilitas pemukiman transmigrasi yang berdiri di atas lahan belasan ribu meter persegi tersebut dibayangi konflik finansial.

Sebagai imbas dari ketidakjelasan pemenuhan hak para pekerja, pasokan arus listrik di lokasi bangunan Mess Transmigrasi Patriot dilaporkan telah mengalami penyegelan resmi.(jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Dipulangkan Usai Ditahan Israel | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
8 Cara Mudah Mengetahui Mobil Bekas Pernah Tabrakan atau Tidak
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
BSI (BRIS) Bidik Nasabah Baru dari Naming Rights LRT Dukuh Atas
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Harapan Trump Bagi Ketua The Fed Baru Kevin Warsh
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.