Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Tump meminta Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru, Kevin Warsh untuk menjalankan tugas secara independen. Permintaan itu dilakukan dalam upacara pelantikan di Gedung Putih pada Jumat (22/5/2026).
Trump, yang berulang kali dan secara terbuka berselisih dengan pendahulu Warsh, Jerome Powell, mengatakan bahwa dia ingin Warsh mengabaikan pendapat dari luar.
“Saya benar-benar serius, saya ingin Kevin sepenuhnya independen. Jangan melihat kepada saya, jangan melihat kepada siapa pun, lakukan saja pekerjaan Anda sendiri dan lakukan dengan sangat baik, oke,” tuturnya, dikutip dari BBC, pada Sabtu (23/5/2026).
Adapun, pelantikan Warsh di Gedung Putih menjadi sorotan karena ini pertama kalinya seorang ketua The Fed dilantik di lokasi tersebut sejak Alan Greenspan pada 1987.
Penunjukan Warsh juga sebelumnya menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk Senator senior Partai Demokrat Elizabeth Warren. Dia menilai Warsh berpotensi hanya menjadi “boneka” bagi Trump.
Pasalnya, menjelang penunjukan Warsh, Trump berulang kali meminta Powell dan bank sentral memangkas suku bunga demi mendorong pertumbuhan ekonomi AS.
Dia bahkan menyebut dukungan terhadap pemangkasan suku bunga menjadi salah satu syarat bagi kandidat yang dipertimbangkan untuk memimpin The Fed.
Kendati begitu, bank sentral menentang keinginan Trump dan menunda pemangkasan suku bunga. Bank sentral AS masih menahan suku bunga di kisaran 3,5% hingga 3,75% pada April 2026 sembari mempertimbangkan dampak perang AS-Israel di Iran terhadap inflasi.
Selain mendesak Warsh untuk menjaga independensi The Fed, Trump juga membalas kritik terhadap penunjukannya dan mengatakan bahwa “tidak ada seorang pun di Amerika yang lebih siap” untuk memimpin bank sentral tersebut.
Sebab itu, dia meminta Kevin Warsh untuk membuat ekonomi melaju pesat selama masa jabatannya dan mengatakan bahwa bank sentral telah kehilangan arah di bawah kepemimpinan Powell.
Dia menilai bahwa The Fed telah terdistraksi oleh isu-isu yang tidak terkait dengan tujuan utamanya, yaitu menjaga stabilitas harga, inflasi rendah, dan lapangan kerja penuh, serta melebar ke area seperti perubahan iklim dan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI).
Sementara itu, Warsh menyatakan komitmennya untuk memimpin The Fed yang berorientasi pada reformasi dan menjaga institusi tersebut sepenuhnya bebas dari campur tangan Gedung Putih.
“Tahun-tahun ini dapat menghadirkan kemakmuran yang belum pernah tertandingi yang akan meningkatkan standar hidup masyarakat Amerika dari semua lapisan kehidupan,” tutur Warsh kepada Trump.





