Kenapa di Sumatra Mati Listrik? PLN Pasti Lebih Tahu

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - PEKANBARU - Mayoritas Sumatra gelap pada Jumat (22/5) malam. Dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Selatan berdatangan laporan mati listrik dan keluhan kepada PLN. 

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyampaikan kondisi kelistrikan padam total di Sumatra bagian tengah dan utara karena adanya gangguan sistem sehingga membuat kondisi gelap gulita sejak pukul 18.45 WIB, Jumat.

BACA JUGA: Listrik Mati Total, Pekanbaru Gelap Gulita

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info sementara pukul 18:44 WIB Sistem Sumatera Bagian Utara - Sumatera Bagian Tengah Terpisah dan Sumatra Bagian Utara padam total. Beban padam masih didata," kata Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, Jumat malam.

Dia menyampaikan saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi.

BACA JUGA: PLN Indonesia Power Bidik Proyek PLTS 495 MW di Bangladesh

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

Sementara itu, pada Sabtu (23/5) pagi, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar memastikan seluruh gardu induk di provinsi setempat sudah menyala pascagangguan sistem kelistrikan yang berdampak pada padamnya arus listrik sejak Jumat (22/5) malam.

BACA JUGA: PLN Dorong Kepatuhan Hukum Pegawai lewat ‘Workshop Litigation Skill’

"Sampai dengan pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem sudah pulih dan kami masih terus mengupayakan agar bisa normal menyala hingga 100 persen," kata General Manager PLN UID Sumbar Ajrun Karim.

Meskipun 21 gardu induk sudah berhasil menyala, terdapat 175 penyulang (feeder) masih padam dari total 394.

Penyulang tersebut tersebar di Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya.

PLN setempat memastikan secepatnya akan memulihkan sistem kelistrikan agar kembali normal.

Pihaknya juga menegaskan posisi Sumbar dalam keadaan aman terutama untuk jaringan tegangan rendah dan menengah. Hanya saja, petugas di lapangan masih berjibaku untuk mengupayakan atau menormalkan beberapa penyulang.

"Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja," kata dia.

Terkait penyebab utama padamnya listrik di Provinsi Sumbar pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 18.44 WIB, instansi itu hingga kini belum bisa memerinci lebih lanjut.

Namun, dugaan sementara gangguan sistem kelistrikan berasal dari Provinsi Jambi.

Asna, salah seorang warga Kota Bukittinggi, mengatakan listrik sudah menyala antara pukul 01.00 hingga 03.00 WIB. Ia berharap kondisi tersebut kembali normal sepenuhnya.

"Pukul 01.00 dini hari saya cek listrik belum menyala, tetapi pukul 03.00 WIB listrik sudah menyala," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dilantik Hari Ini, Kevin Warsh Bakal Hadapi Lima Tantangan Besar Sebagai Ketua The Fed
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Tumbal Proyek Resmi Tembus 1 Juta Penonton, Jadi yang ke-11 di 2026
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dukung Program 3 Juta Rumah, BTN dan KAI Siap Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Donald Trump Bersumpah Dapatkan Uranium Iran: Kami Tak Biarkan Mereka Memilikinya
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Janji Dalami Aduan soal Pengadaan Ambulans Bekasi yang Diduga Rugikan Negara
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.