Hanoi, VIVA – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, memperkenalkan generasi terbaru VF 8 dengan sejumlah perubahan besar dibanding model sebelumnya. Menariknya, bukan hanya desain dan spesifikasi yang berubah, harga SUV listrik tersebut juga dibuat lebih terjangkau.
Di industri otomotif, generasi baru sebuah mobil umumnya hadir dengan dimensi lebih besar, tenaga meningkat, serta teknologi yang semakin banyak. Namun VinFast mengambil langkah berbeda untuk VF 8 terbaru dengan membuatnya lebih ringkas dan lebih murah dibanding model sebelumnya.
Secara tampilan, SUV listrik itu mengusung desain yang lebih agresif. Bagian depan dibuat modern dengan lampu LED berbentuk khas, grille tertutup, serta sentuhan aerodinamika yang mendukung efisiensi kendaraan listrik.
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Sabtu 23 Mei 2026, ubahan juga terlihat pada ukuran bodi. VF 8 terbaru memiliki panjang 4.701 milimeter, atau lebih pendek dibanding model generasi sebelumnya. Jarak sumbu roda ikut dipangkas, membuat mobil ini tampil lebih kompak.
Masuk ke kabin, VinFast menerapkan pendekatan minimalis dengan semakin sedikit tombol fisik. Pengemudi lebih banyak mengakses fitur kendaraan melalui layar hiburan berukuran 12,9 inci, dipadukan panel instrumen digital dan berbagai fitur keselamatan modern.
SUV listrik tersebut menggunakan motor listrik tunggal penggerak roda depan dengan tenaga 228 daya kuda. Sumber energi berasal dari baterai 60,13 kWh yang diklaim mampu membawa kendaraan menempuh jarak hingga 500 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
Jika dibandingkan model sebelumnya, angka tersebut memang lebih rendah. Generasi terdahulu VF 8 sempat hadir dengan tenaga hingga lebih dari 400 daya kuda dan baterai berkapasitas lebih besar.
Meski demikian, strategi memangkas spesifikasi ternyata diikuti penyesuaian harga jual. VinFast membanderol VF 8 terbaru mulai 999 juta Dong Vietnam atau setara sekitar Rp620 jutaan, lebih rendah dibanding model lama yang sebelumnya dijual mulai sekitar 1,019 miliar Dong Vietnam.
Langkah menurunkan harga dapat menjadi strategi VinFast untuk memperluas pasar kendaraan listrik, terutama ketika persaingan semakin ketat dan konsumen semakin sensitif terhadap harga. Tidak sedikit produsen global mulai mencari keseimbangan antara teknologi, performa, dan harga yang lebih mudah dijangkau pembeli.





