Bank Jatim meraih penghargaan untuk kategori Digital Innovation in Business Transformation pada ajang Digital Innovation Award 2026. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra dan diterima langsung oleh Direktur Teknologi Informasi, Digital & Operasi Bank Jatim Wiweko Probojakti.
Wiweko menjelaskan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Bank Jatim dalam menjalankan transformasi bisnis berbasis digital secara berkelanjutan. Hal ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah terdepan dalam inovasi layanan keuangan digital.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Jatimers dalam menghadirkan transformasi layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah melalui JConnect.
"Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi digital yang mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat. Transformasi bisnis yang dilakukan Bank Jatim tidak hanya berfokus pada penguatan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan pengalaman nasabah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2026).
Pria yang akrab disapa Dodit ini menjelaskan penghargaan diberikan karena Bank Jatim dinilai memiliki progress yang pesat dalam pengembangan ekosistem digital melalui JConnect Mobile. Perseroan dinilai mampu menghadirkan inovasi yang mampu memperkuat digitalisasi layanan keuangan melalui platform perbankan modern yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan transaksi finansial dalam satu kanal digital.
Pertumbuhan pengguna JConnect juga menjadi salah satu indikator akselerasi digital Bank Jatim. Sepanjang tahun 2025, pengguna JConnect Mobile sukses mencapai 993.972 user atau tumbuh 22,40% (YoY). Sementara untuk total transaksinya berada di angka Rp 65,77 triliun, naik 29,55% (YoY).
Kemudian, user JConnect IB Corporate berada di angka 11.199 atau naik 14,79% (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 23,36 triliun. Selanjutnya, QRIS Bank Jatim sendiri sudah mencapai 203.725 user dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,94 triliun atau tumbuh 47,25% (YoY).
"Pada awal Mei lalu, Bank Jatim juga telah sukses melaunching JConnect versi terbaru. Sehingga dengan begitu kami targetkan hingga akhir tahun 2026, pengguna JConnect bisa tembus di angka 2 juta," tutur Dodit.
Adapun JConnect versi terbaru menghadirkan 36 fasilitas unggulan yang disusun berdasarkan kebutuhan nasabah atau voice of customer. Di antaranya, kemudahan mengganti password tanpa harus datang ke kantor cabang hingga penggunaan sistem login berbasis biometrik yang lebih praktis dan aman. Selain itu, layanan top up kartu uang elektronik kini sudah terintegrasi dalam aplikasi.
"Sehingga kini JConnect bukan lagi sekadar aplikasi mobile banking untuk transfer dan pembayaran. Tetapi telah berkembang menjadi platform finansial yang dapat digunakan nasabah untuk kebutuhan harian, mulai dari transaksi, pembayaran tagihan, hingga pengelolaan keuangan secara lebih praktis dalam satu aplikasi," paparnya.
Dodit mengungkapkan melalui JConnect, Bank Jatim juga mampu memperluas target pasar ke sektor usaha mikro dan menengah serta korporasi. Berbagai fitur JConnect juga mempermudah akses modal, mengelola keuangan, dan mengukuhkan Bank Jatim sebagai mitra digital untuk ekosistem bisnis.
"Digitalisasi tetap menjadi fokus utama perseroan dalam memperluas akses layanan perbankan. Sebab kami percaya digitalisasi adalah kunci untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau. Ke depan, Bank Jatim akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ekosistem ekonomi digital di Jawa Timur maupun nasional," pungkasnya.
Sebagai informasi ajang Digital Innovation Award 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan dan institusi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi teknologi dan transformasi digital yang berdampak positif terhadap perkembangan bisnis dan masyarakat. Diselenggarakan oleh iNews Media di iNews Tower Jakarta, acara tersebut diikuti berbagai perusahaan dari beragam sektor industri.
(akn/ega)





