Wang Yi Akan Pidato di New York soal Penguatan Sistem Internasional Berbasis PBB

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Luar Negeri China Wang Yi dijadwalkan berpidato dalam pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York untuk membahas penguatan sistem internasional yang berpusat pada PBB.

China Pimpin Sidang DK PBB di New York

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan China akan menggelar pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB pada 26 Mei 2026 sebagai presiden bergilir DK PBB untuk bulan Mei.

“Sebagai presiden bergilir Dewan Keamanan PBB untuk bulan Mei, China akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi DK PBB pada 26 Mei,” kata Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (22/5).

Menurut Guo, Wang Yi akan memimpin langsung sidang dengan tema “Menjunjung Tinggi Tujuan dan Prinsip Piagam PBB dan Memperkuat Sistem Internasional yang Berpusat pada PBB”.

“Menteri Luar Negeri Wang Yi akan memimpin pertemuan di New York dengan tema pertemuan 'Menjunjung Tinggi Tujuan dan Prinsip Piagam PBB dan Memperkuat Sistem Internasional yang Berpusat pada PBB',” ujarnya.

Pertemuan tersebut akan dihadiri para menteri luar negeri dan perwakilan tingkat tinggi dari berbagai negara anggota PBB.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga dijadwalkan memberikan pengarahan dalam forum tersebut.

China Soroti Ancaman Unilateralisme dan Konflik Global

Guo Jiakun menyebut dunia saat ini menghadapi tantangan besar akibat meningkatnya konflik, gejolak global, dan melemahnya sistem internasional.

“Sistem internasional dengan PBB sebagai intinya menghadapi pukulan dan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Ia menegaskan China berharap forum tersebut dapat memperkuat komitmen negara-negara anggota terhadap multilateralisme dan reformasi tata kelola global.

“Ketika unilateralisme dan hegemoni yang kembali muncul memberikan pukulan berat pada sistem internasional dengan PBB sebagai intinya dan tatanan internasional yang didasarkan pada hukum internasional, dunia berisiko mengalami kemunduran ke hukum rimba,” ungkap Guo Jiakun.

China dan Rusia juga disebut sepakat memperkuat koordinasi strategis untuk menjaga otoritas PBB dan mendorong sistem dunia multipolar.

Selain menghadiri sidang DK PBB, Wang Yi juga dijadwalkan menghadiri pertemuan “Kelompok Sahabat Tata Kelola Global” di New York pada 28 Mei.

Pertemuan tersebut akan membahas reformasi tata kelola global dan penguatan peran PBB dalam menjaga perdamaian internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Film dan Drakor Dibintangi Park Ji Hoon, Mulai dari Siswa SMA hingga Seorang Raja
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Dewa United Esports kalah lawan Bigetron dalam MPL ID S17
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Tragedi Bekasi Timur Bongkar Kelemahan Sistem Kereta Api Indonesia, Pengamat Minta Pembenahan Total
• 8 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo Tinjau dan Ikut Panen Raya Udang di Tambak Modern Kebumen
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Sutiono Lamso, Sosok Penting di Balik Kesuksesan Persib Menggondol 3 Gelar Kasta Teratas Indonesia
• 20 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.