PSIM Jogja Perpanjang Kontrak Coach Van Gastel, Target Bersaing di Papan Atas

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

PSIM Jogja resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala Jean-Paul van Gastel selama satu musim untuk menghadapi kompetisi Super League musim depan. Keputusan mempertahankan pelatih asal Belanda itu disebut sebagai bagian dari proyek jangka panjang membangun fondasi permainan dan meningkatkan daya saing tim.

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, mengatakan manajemen melihat perkembangan positif dari identitas permainan tim sepanjang musim. Menurutnya, van Gastel mampu menghadirkan gaya bermain menyerang dan penguasaan bola yang konsisten.

“Coach Van Gastel sudah membuktikan kapasitasnya sepanjang musim ini. Yang terpenting, tim ini konsisten menunjukkan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola dari awal hingga akhir musim,” kata Steven dalam rilis yang diterima Pandangan Jogja, Sabtu (23/5).

Steven menegaskan pembangunan tim yang kuat tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, PSIM memilih melanjutkan kerja sama dengan Van Gastel demi menjaga kesinambungan proyek tim sekaligus memperkuat fondasi menuju target yang lebih besar.

Ia juga menyinggung proses pembangunan klub luar negeri sebagai gambaran pentingnya kesabaran dalam membentuk tim kompetitif. Ia mencontohkan Arsenal bersama Mikel Arteta yang membutuhkan waktu untuk membangun fondasi sebelum mampu bersaing di papan atas.

“Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama,” ujarnya.

Usai dipastikan bertahan, van Gastel langsung memasang target lebih tinggi untuk musim depan. Setelah menutup musim perdana promosi di Liga 1 dengan finis di peringkat ke-11, ia ingin Laskar Mataram naik level dan bersaing di papan atas klasemen.

“Pada musim hampir selesai ini, target awal kami adalah terhindar dari jurang degradasi. Hasil tersebut menjadi pijakan awal bagus,” ujar Van Gastel.

“Musim depan, saya ingin tim tampil lebih kompetitif. Kami akan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen,” lanjutnya.

Van Gastel juga berharap dukungan suporter di stadion semakin besar pada musim depan karena dinilai memberi energi tambahan bagi pemain. Ia mengaku menikmati musim pertamanya bersama PSIM dan merasa nyaman tinggal di Yogyakarta.

“Saya menikmati pengalaman musim ini, sehingga saya memiliki kebahagiaan dan energi sama seperti musim lalu. Jadi, saya sangat penuh harapan,” ungkapnya.

Ia menyebut atmosfer sepak bola, dukungan suporter, hingga kehidupan di Yogyakarta menjadi alasan dirinya memilih bertahan.

“Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib Bandung Juara Liga Super Indonesia 2025/2026, Cetak Hattrick Gelar Bersejarah
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Presiden Prabowo Subianto Tinjau dan Panen Raya Udang Vannamei di Kebumen
• 1 jam laludisway.id
thumb
Hasil BRI Super League: Bali United Menutup Musim dengan Bawa 3 Poin dari Markas Dewa United
• 23 jam lalubola.com
thumb
Prancis Cekal Menteri Israel Pengunggah Video Aktivis Flotilla Diborgol
• 2 jam laludetik.com
thumb
Dewi Perssik Laporkan Dugaan Manipulasi Data, Bawa Bukti Screenshot ke Polisi
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.