Festival kebudayaan Jepang, Djakarta Ennichi secara resmi dibatalkan pihak penyelenggara secara mendadak di hari H. Festival yang seharusnya digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada 23-24 Mei 2026 itu dibatalkan karena adanya kendala teknis.
Meski demikian, pembatalan yang dilakukan secara mendadak yang hanya beberapa jam penyelenggaraan membuat netizen di media sosial bertanya-tanya. Tapi yang jadi pertanyaan, sebenarnya apa sih festival Djakarta Ennichi dan bagaimana asal-usul event ini? Berikut penjelasannya.
Dilansir dari laman resminya, Djakarta Ennichi merupakan festival budaya Jepang berskala internasional yang digelar di Jakarta dan disebut sebagai “babak baru” dari tradisi festival Ennichisai yang dulu identik dengan kawasan Blok M. Festival ini lahir dari komunitas dan panitia baru yang sebelumnya pernah terlibat dalam penyelenggaraan Ennichisai.
Nama “Ennichisai” tidak lagi digunakan karena acara tersebut merupakan festival tahunan milik Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang terakhir digelar pada 2019. Karena itu, festival baru ini hadir dengan identitas berbeda bernama Djakarta Ennichi.
Festival ini dirancang sebagai acara budaya Jepang gratis tanpa tiket masuk yang menghadirkan berbagai atraksi khas Jepang dan Indonesia dalam satu lokasi. Pengunjung rencananya bisa menikmati parade mikoshi, pertunjukan taiko, bon odori, yosakoi, cosplay, kuliner Jepang, hingga seni Betawi.
Selain hiburan budaya pop Jepang, Djakarta Ennichi juga membawa konsep kolaborasi budaya Indonesia-Jepang. Bahkan festival ini diklaim menghadirkan partisipasi dari 47 prefektur Jepang serta program kerja sama budaya dan ekonomi antara kedua negara.
Etalase Budaya Jepang di JakartaUntuk edisi 2026, festival mengusung tema “Shinshou” atau “Babak Baru”. Panitia menyebut tema tersebut menggambarkan pertemuan sejarah budaya Jepang di Jakarta dengan identitas Jakarta yang bersejarah sebagai kota global dan pusat kreativitas.
Festival ini awalnya dijadwalkan berlangsung pada 23-24 Mei 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat dengan target 30 ribu hingga 40 ribu pengunjung. Sebelumnya, festival Ennichisai di Blok M pernah menarik lebih dari 300 ribu pengunjung dalam satu penyelenggaraan.
Namun, Djakarta Ennichi 2026 akhirnya resmi dibatalkan mendadak beberapa jam sebelum acara dimulai. Pihak panitia menyebut pembatalan terjadi karena kendala teknis dan operasional yang memengaruhi kesiapan acara secara menyeluruh.





