FAJAR, WATANSOPPENG—Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Selatan berkomitmen membawa olahraga domino ke tingkat yang lebih profesional dan bermartabat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Pengprov PORDI Sulsel, Dr. Ir. Ilham Arief Sirajuddin (IAS), saat membuka secara resmi Domino Open Tournament Cup II yang diinisiasi oleh 72 Community di Kabupaten Soppeng, Sabtu (23/5/2026).
Turnamen bergengsi yang mengusung tema “Domino Dalam Bingkai Harmoni Budaya Sipattuju Untuk Mempererat Tali Persaudaraan” ini berlangsung selama dua hari, 23–24 Mei 2026.
Tidak tanggung-tanggung, ajang ini memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp350 juta dan dihadiri oleh ribuan atlet domino yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, serta Ketua 72 Community yang juga merupakan mantan Bupati Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, SE.
Dalam sambutannya, Ilham Arief Sirajuddin memberikan perhatian khusus pada tiga aspek utama yang menjadi ruh dari olahraga domino modern: fair play, silaturahmi, dan ketenangan berpikir.
IAS menekankan bahwa domino bukan lagi sekadar pengisi waktu luang di pos ronda, melainkan cabang olahraga prestasi yang menuntut integritas tinggi.
“Melalui fair play, kita tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi menjaga kehormatan olahraga ini. Kejujuran di atas meja adalah cerminan dari martabat seorang atlet,” ujar IAS di hadapan ribuan peserta.
Lebih lanjut, IAS menguraikan bahwa turnamen ini adalah momentum emas untuk memperkuat silaturahmi. Nilai-nilai Sipattuju (saling menyepakati kebaikan) yang menjadi tema utama harus termanifestasi dalam interaksi antar-atlet.
Domino menjadi jembatan budaya yang mencairkan sekat-sekat perbedaan dan mempererat tali persaudaraan sewilayah Sulawesi Selatan.
Di samping itu, mantan Wali Kota Makassar dua periode ini juga membedah filosofi teknis permainan domino yang membutuhkan ketenangan luar biasa. Menurutnya, domino adalah seni mengelola emosi dan membaca situasi secara jernih.
“Domino itu melatih logika dan kesabaran. Di tengah riuhnya atmosfer pertandingan, atlet yang tenanglah yang mampu mengambil keputusan taktis terbaik. Jangan biarkan emosi mengeruhkan strategi. Bermainlah dengan kepala dingin dan hati yang damai,” tambah IAS.
Ajang 72 Commuity Cup II ini sukses menyedot perhatian luar biasa. Kehadiran ribuan atlet menjadi bukti bahwa olahraga domino kian digemari dan mendapatkan tempat di hati masyarakat sebagai olahraga taktis.
Dukungan penuh dari tokoh-tokoh daerah seperti Andi Kaswadi Razak dan Wakil Bupati Selle KS Dalle juga mempertegas bahwa sinergi antara komunitas, pemerintah, dan pengurus daerah PORDI berjalan sangat harmonis di Bumi Latemmamala.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi dan pariwisata lokal sepanjang akhir pekan ini. (amr)





