TANGERANG - Isu kemunculan pocong jadi-jadian yang viral di media sosial belakangan ini mulai meresahkan warga di Kota Tangerang. Masyarakat pun diimbau tak panik dan terprovokasi.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menduga isu tersebut merupakan bentuk modus yang sengaja dimainkan oknum tak bertanggung jawab untuk menakut-nakuti masyarakat sekaligus memanfaatkan situasi.
“Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,” kata Sachrudin, Sabtu (23/5/2026).
Meski demikian, Sachrudin, menegaskan, masyarakat tetap harus waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan ketakutan maupun keresahan warga.
“Yang ada itu ulah orang-orang iseng yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya menakut-nakuti warga dan mengambil keuntungan dari situasi. Karena itu, saya minta masyarakat jangan mudah terpancing, jangan mudah takut, dan tetap berpikir rasional,” tegasnya.
Oleh karena itu, Sachrudin, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam maupun Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara bersama-sama.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat.




